Berita
Ratusan Penerima Bansos Beri Dana ke Terorisme
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mengejutkan terkait dana bansos.
MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mengejutkan terkait penyaluran dana bantuan sosial (bansos).
Dalam rapat anggaran bersama Komisi III DPR pada Kamis (10/7), Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyampaikan bahwa lebih dari 100 keluarga penerima manfaat (KPM) teridentifikasi menggunakan dana bansos untuk mendanai aktivitas terorisme.
“Lebih dari 100 orang itu NIK-nya teridentifikasi terlibat mengenai kegiatan pendanaan terorisme,” kata Ivan, dilihat MPN Indonesia dari YouTube TVR Parlemen.
Penerima Bansos Main Judi Online
Selain terindikasi mengalir ke pendanaan terorisme, dana bansos juga ditemukan terlibat dalam praktik judi online.
Ivan mengonfirmasi data dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang menyebut sebanyak 571 ribu penerima bansos terlibat dalam aktivitas judi online.
PPATK mencocokkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) para penerima bansos dengan daftar rekening terkait tindak pidana judi, terorisme, dan korupsi.
“NIK bansos yang kita terima dari Pak Mensos, kita cocokin dengan NIK terkait dengan judol, korupsi, sama pembiayaan terorisme,” ungkap Ivan.
Data yang Ditemukan Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menjelaskan bahwa pencocokan data dilakukan terhadap 28,4 juta NIK penerima bansos dengan 9,7 juta data pemain judi online milik PPATK.
Hasilnya, ditemukan sebanyak 571.410 KPM memiliki NIK yang sama dengan data pemain judi online, yang merupakan 2 persen dari total penerima bansos 2024 berdasarkan data dari satu bank BUMN.
“Ditengarai oleh PPATK sebagai pemain judol, ada 571.410 KPM yang NIK-nya sama,” kata Gus Ipul saat rapat koordinasi nasional Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Jakarta, Selasa (8/7).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
