Berita
Ratusan Warga Bangkonol Tumpahkan Truk Sampah di Kantor Bupati Pandeglang, Tolak Kerja Sama dengan Tangsel
Ratusan warga Desa Bangkonol menumpahkan satu truk sampah di Kantor Bupati Pandeglang sebagai bentuk protes terhadap rencana kerja sama pembuangan sampah dari Tangsel ke TPA Bangkonol.
Banten, MPN Indonesia 21 Agustus 2025 - Ratusan warga Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, melakukan demonstrasi dan aksi massa di halaman Kantor Bupati Pandeglang pada Rabu (20/8) sekitar pukul 10.00 WIB.
Massa membawa dan menumpahkan satu truk sampah sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kerja sama pembuangan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bangkonol.
Alasan Penolakan dan Tuntutan Warga
Warga menilai kebijakan ini akan berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Mereka merasa dikorbankan oleh keputusan yang dianggap tidak memperhatikan kondisi lokal.
Dalam orasinya, Enzen Zaenudin atau Jay menyampaikan bahwa warga telah dizalimi oleh kebijakan tersebut.
“Kita dizalimi oleh kebijakan Bupati Pandeglang, kebijakan kalian yang menyengsarakan kami,” teriak Jay saat berorasi menggunakan pengeras suara dari atas mobil.
Jay menegaskan warga menolak keras keberadaan sampah dari luar daerah dan mendesak agar kerja sama dengan Tangsel dibatalkan.
“Kami menolak keras sampah dari luar kota Pandeglang, batalkan segera kontrak dengan Tangsel. Kedatangan kami ke sini tulus dan ikhlas menuntut kerja sama dibatalkan. Kami datang ke sini bukan menjadi pengacau dan ekstrimis, tapi kami untuk menuntut hak-hak dan keadilan, karena sudah direnggut,” ujarnya.
Sorotan Prosedur dan Dampak Lingkungan
Orator lain, Diki, warga Pasir Walet, menyebut kebijakan ini dilakukan tanpa sosialisasi dan kajian dampak lingkungan.
“Ini kebijakan sewenang-wenang. Tanpa adanya sosialisasi, kajian dampak lingkungan, tidak peduli kepada masyarakat, menumbalkan kesehatan dan sudah banyak korban,” seru Diki.
Ia menegaskan Pandeglang bukan tempat pembuangan sampah dan meminta agar lingkungan mereka tidak tercemar.
“Jangan cemari lingkungan kami dengan sampah, kami menolak sampah dari luar daerah, jangan sakiti masyarakat,” tegasnya.
Latar Belakang Aksi
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian penolakan masyarakat terhadap kebijakan pengelolaan sampah regional.
Sebelumnya, warga juga menggelar upacara dan karnaval di lokasi TPA sebagai bentuk protes.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera merespons tuntutan mereka dan menghentikan rencana pembuangan sampah dari luar wilayah ke TPA Bangkonol.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
