Connect with us

Berita

RI Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara yang Bahasanya Digunakan Media Vatican News

Bahasa Indonesia kini resmi menjadi salah satu bahasa yang digunakan dalam Vatican News, portal berita resmi Takhta Suci Vatikan.

Logompn

Published

on

Bahasa Indonesia Kini Digunakan sebagai Bahasa Resmi di Media Vatikan
RI Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara yang Bahasanya Digunakan Media Vatican News | Gambar: Dok. Kemlu

MPN Indonesia 30 Maret 2026 - Bahasa Indonesia kini resmi menjadi salah satu bahasa yang digunakan dalam Vatican News, portal berita resmi Takhta Suci Vatikan.

Penetapan ini diumumkan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri untuk Komunikasi Takhta Suci pada Rabu (25/3) di Kantor Pusat Vatican News dan Radio Vatikan.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang bahasanya diakui secara resmi dalam media Vatikan.

Jadi Bahasa ke-57 Vatican News

Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono, menyebut langkah ini sebagai momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

“Momentum ini merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi umat Katolik di Indonesia,” ujar Michael Trias saat menghadiri acara inaugurasi kerja sama penggunaan bahasa Indonesia dalam Vatican News, Rabu (25/3), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemlu.

Dengan penambahan ini, bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ke-57 yang digunakan di Vatican News.

Kerja sama ini diteken oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Dr. Paolo Ruffini.

Simbol Eratnya Hubungan Vatikan dan RI

Penandatanganan MoU ini tidak hanya menandai penambahan bahasa baru, tetapi juga simbol penguatan hubungan antara Indonesia dan Takhta Suci.

Kerja sama ini merupakan hasil diplomasi panjang yang dijalankan sejak 2024 dan menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Vatikan yang jatuh pada 2025.

Menurut Paolo Ruffini, penggunaan bahasa Indonesia di Vatican News bertujuan menghadirkan berita dalam konteks lokal yang mudah diterima masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Paus Leo XIV Serukan Cinta Kasih: Saya Datang sebagai Saudara

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia saat kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 2024 menjadi salah satu pendorong realisasi kerja sama ini.

“Impian kami adalah menciptakan platform di mana komunitas Katolik di seluruh dunia terhubung sepenuhnya, memungkinkan mereka untuk berbagi tidak hanya teks, gambar, dan audio secara real-time, tetapi juga pengalaman hidup Gereja, di mana pun mereka berada,” kata Ruffini.

Dengan kerja sama ini, kini masyarakat Indonesia akan mendengar langsung pesan dari Paus dan berita dari Vatikan dalam bahasa Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

Trending