Connect with us

Berita

Sebanyak 2.074 SPBU Pertamina Beroperasi 24 Jam selama Mudik Lebaran 2026

Pertamina menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026 di jalur utama.

Logompn

Published

on

Sebanyak 2.074 SPBU Pertamina Beroperasi 24 Jam selama Mudik Lebaran
Sebanyak 2.074 SPBU Pertamina Beroperasi 24 Jam selama Mudik Lebaran 2026. Gambar: Pertamina

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Sebanyak 2.074 SPBU Pertamina akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026.

PT Pertamina Patra Niaga menempatkan seluruh SPBU tersebut di jalur utama dengan mobilitas tinggi seperti tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

Kesiapan ini disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (3/3).

Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga selama puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada dua gelombang, yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.

Sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret 2026.

“Kita juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial, meliputi jalur tol, jalur wisata, jalur lintas utama berupa SPBU yang akan beroperasi 24 jam, terdapat sekitar 2.074 SPBU,” kata Roberth dalam keterangannya.

Selain SPBU, Pertamina menyiagakan berbagai layanan pendukung lainnya untuk menjamin kenyamanan dan kemudahan akses energi masyarakat selama periode mudik.

Layanan ini mencakup 6.300 agen LPG, 96 layanan modular BBM, dan 62 Kios Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik strategis.

Penguatan Layanan Energi dan Distribusi

PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, Pertamina Patra Niaga, telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) 2026 untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa semua fasilitas operasional akan bekerja penuh selama 24 jam.

Baca Juga:  Jumlah Peziarah di TPU Kemanggisan Turun dibanding Tahun Lalu

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip MPN Indonesia melaui Kompas.com pada Jumat, (6/3).

Pertamina juga memproyeksikan peningkatan konsumsi energi selama periode ini, yaitu gasoline naik sekitar 12 persen, LPG naik 4 persen, dan avtur naik 2,8 persen.

Sebaliknya, konsumsi gasoil diprediksi menurun karena menurunnya aktivitas logistik berat.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, ketahanan stok BBM nasional diperkuat dengan rata-rata pasokan antara 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.

Menurut VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, pihaknya juga telah meningkatkan pasokan dan membangun cadangan.

“Kami telah meningkatkan pasokan stok energi, build up stock untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi pada Lebaran ini, terutama pada arus pergi dan arus balik. Stok BBM, LPG, dan Avtur sudah aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers Satgas Rafi di Grha Pertamina, Rabu (4/3).

Layanan Modular dan Kios Pertamina Siaga

Pertamina juga menyediakan 96 unit layanan modular berupa mobil tangki BBM yang disiagakan di titik-titik rawan kemacetan atau lokasi yang tidak memiliki SPBU permanen.

“Modular ini adalah mobil tanki yang sudah terisi dengan BBM-nya yang memang kita taruh di beberapa titik berdekatan ataupun bahkan di lokasi SPBU,” jelas Roberth.

Layanan ini menjadi alternatif bagi jalur dengan jumlah SPBU minim atau SPBU berkapasitas kecil, terutama di kawasan wisata dan daerah tanpa SPBU permanen.

Di samping itu, 62 Kios Pertamina Siaga akan ditempatkan di 64 titik untuk memastikan ketersediaan BBM tetap merata, termasuk di kawasan yang sulit dijangkau.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Penguatan distribusi energi juga dilakukan dengan menempatkan suplai tambahan di koridor utama seperti Sumatera-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas antarwilayah di Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk wilayah rawan bencana, buffer stock disiapkan dan pengiriman lebih awal dilakukan khususnya ke wilayah terpencil dan kepulauan.

Layanan Tambahan untuk Pemudik

Untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan, Pertamina menyediakan 41 titik Serambi MyPertamina sebagai tempat istirahat. Fasilitas ini meningkat dari 27 titik pada 2025.

Layanan yang disediakan meliputi kursi pijat, Bright Barbershop, medical check, THR MyPertamina, tukar uang BNI, Baznas Corner, serta skin check dan sunscreen dispenser.

Di lima lokasi Serambi MyPertamina juga tersedia layanan ambulans, sementara di beberapa bandara Pertamina menyediakan layanan porter gratis.

Selain itu, layanan darurat seperti towing dan ambulans juga disiagakan.

Empat pilar layanan Pertamina selama periode Idulfitri 2026 mencakup penguatan stok dan distribusi energi, fokus pada jalur padat kendaraan dan tempat wisata, program promosi Ramadan melalui MyPertamina, serta penambahan fasilitas pendukung di titik strategis untuk pemudik.

(AKM/NID/RAD)

Trending