Connect with us

Berita

SPBE Cimuning Terbakar Hebat, 19 Rumah Ikut Ludes

Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu malam (1/4).

Logompn

Published

on

SPBE Cimuning Terbakar Hebat, 19 Rumah dan 2 Kios Ludes
SPBE Cimuning Terbakar Hebat, 19 Rumah Ikut Ludes | Gambar: Kolase Instagram/@omroy02_, @bekasi.terkini

Jawa Barat, MPN Indonesia 2 April 2026 - Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu malam (1/4).

Peristiwa ini terjadi saat SPBE tengah beroperasi, meningkatkan risiko ledakan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan besarnya kobaran api yang melahap SPBE itu.

Warga yang berada di sekitar lokasi turut berhamburan keluar rumah karena panik.

“Kepanikan terjadi di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, menyusul terjadinya kebakaran,” demikian keterangan unggahan Instagram @bekasi.terkini.

Penyebab Kebakaran

Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas. Api turut merembet ke permukiman warga.

“Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama,” ujar Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heryanto, kepada wartawan, Kamis (2/4).

Ia menyebut sempat terjadi ledakan sebelum api membesar saat pengisian mobil tangki gas.

19 Rumah Hangus

Insiden tersebut menyebabkan 19 rumah warga dan 2 kios hangus terbakar.

Lokasi terdampak berada di dua titik, yaitu 15 rumah tinggal di RT02/RW003 dan 4 rumah tinggal serta 2 kios di RT01/RW003.

Selain kerusakan bangunan, 12 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

100 Petugas Dikerahkan

Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan pasukan ke lokasi.

Total 15 unit kendaraan pemadam diterjunkan, terdiri dari 12 unit dari Kota Bekasi dan tambahan 3 unit dari Kabupaten Bekasi.

Proses pemadaman dilakukan secara intensif hingga pukul 03.45 WIB pada Kamis dini hari (2/4).

“Kami menurunkan 12 regu, sekitar 72 personel, ditambah tim pendukung, total sekitar 100 orang,” kata Heryanto.

Baca Juga:  Bogor Siapkan Tempat Bimbingan Anak di Markas Yonif 315/Garuda

Ia menjelaskan bahwa penanganan kebakaran ini memerlukan metode khusus karena melibatkan gas.

Petugas menggunakan cairan foam yang menyerupai deterjen untuk mempercepat pemadaman.

“Gas seperti ini perlu penanganan khusus dan harus dipetakan di mana titik apinya,” ujarnya.

Petugas berhasil mengamankan satu tangki elpiji berkapasitas 50.000 kilogram yang berpotensi menimbulkan dampak lebih besar jika ikut terbakar.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending