Berita
Takbiran di Bali akan Digelar Tanpa Pengeras Suara jika Bersamaan dengan Nyepi
Takbiran Idulfitri 2026 di Bali tetap digelar tanpa pengeras suara jika bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Pelaksanaan dibatasi.
MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Takbiran dalam rangka menyambut Idulfitri 2026 di Bali akan dilaksanakan tanpa pengeras suara apabila waktunya bertepatan dengan perayaan Nyepi pada Kamis, (19/3).
Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar setelah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan pelaksanaan hari besar keagamaan tersebut pada Rabu (4/3) di Istana Merdeka, Jakarta.
Mekanisme pelaksanaan takbiran tanpa sound system disepakati sebagai bentuk penghormatan terhadap aturan Nyepi yang melarang kebisingan, penggunaan kendaraan, dan aktivitas yang menimbulkan suara berisik.
Takbiran tetap diizinkan berlangsung dengan syarat pelaksanaannya tidak mengganggu ketenangan Nyepi.
“Alhamdulillah kami melaporkan kepada Bapak Presiden, sudah ada persepakatan kami dengan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi, cuma syaratnya ya Nyepinya berjalan tapi takbirnya juga berjalan, cuma tidak pakai sound system dan dibatasi waktunya juga dari jam 6 sampai jam 9,” ujar Nasaruddin Umar dalam keterangan persnya, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Sekretariat kabinet pada Jumat, (6/3).
Saling Menghormati
Nasaruddin menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama terutama saat perayaan hari besar nasional yang waktunya berdekatan.
“Karena beberapa tempat, tanggal 19 itu kan Hari Nyepi. Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara-suara berisik, tidak boleh ada kendaraan dan sebagainya, padahal malam itu juga ada teman-teman kita takbir,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa takbiran dapat tetap dilaksanakan, namun dengan menyesuaikan pada ketentuan Nyepi yang berlaku.
Pembatasan kegiatan takbiran meliputi:
- Tidak menggunakan pengeras suara atau sound system
- Hanya dapat dilakukan mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WITA
- Tidak melanggar ketentuan ketenangan Hari Nyepi
Kesepakatan ini diambil untuk memastikan perayaan Idulfitri dan Nyepi berjalan dengan saling menghormati tanpa gangguan terhadap umat yang menjalankan ibadah masing-masing.
Penetapan Idulfitri
Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin juga menyampaikan adanya kemungkinan perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri 2026 di Indonesia.
Penentuan resmi akan dilakukan melalui sidang isbat.
“Dan lebarannya pun juga ya, perbedaan itu kita terima sebagai suatu hal yang biasa di Indonesia. Nanti kita lihat Sidang Isbat penentuannya kapan pastinya Idulfitri akan datang,” jelasnya.
Selain membahas takbiran dan Idulfitri, Menag juga melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai sejumlah persiapan lain menjelang bulan Ramadan, termasuk pelaksanaan peringatan Nuzulul Quran dan agenda pembayaran zakat oleh Presiden serta para pejabat, yang direncanakan akan berlangsung di Istana Negara.
Kebijakan pelaksanaan takbiran yang menyesuaikan dengan Nyepi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keharmonisan dalam perayaan hari besar nasional dan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
