Connect with us

Berita

Peringatan Nuzulul Quran 2026 Digelar di Istana Negara

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran Ramadan 2026 akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta.

Logompn

Published

on

Peringatan Nuzulul Quran 2026 Digelar di Istana Negara
Peringatan Nuzulul Quran 2026 Digelar di Istana Negara | Gambar: Dok. Kemenag

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an pada Ramadan 2026 akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta.

Hal ini disampaikan Nasaruddin usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu (4/3).

“Saya baru saja bertemu dengan Bapak Presiden untuk membicarakan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an. Insya Allah, peringatan Nuzulul Qur’an direncanakan akan dilaksanakan di Jakarta, tepatnya di Istana Negara,” ujar Nasaruddin kepada awak media.

Sempat Bahas Lokasi Lain

Nasaruddin mengatakan, sebelum diputuskan digelar di Istana Negara, sempat dibahas sejumlah alternatif lokasi pelaksanaan.

Lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga Masjid Istiqlal sempat menjadi opsi.

Namun, Prabowo memberikan arahan agar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini dilakukan di Istana Negara.

“Bapak Presiden memberikan arahan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di Istana Negara,” jelasnya.

Punya Makna Simbolik

Nasaruddin menambahkan bahwa pemilihan Istana Negara sebagai lokasi acara memiliki nilai simbolik yang kuat.

Menurutnya, Nuzulul Qur’an tidak hanya merupakan momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam ajaran Al-Qur’an.

“Ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen kebangsaan kita,” kata dia.

“Nilai-nilai Al-Qur’an seperti keadilan, persaudaraan, dan kepedulian sosial sangat relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Libatkan Berbagai Unsur

Dalam rangka menjadikan kegiatan tersebut bermakna dan inklusif, Kementerian Agama merancang acara dengan melibatkan berbagai unsur.

Rencana pelaksanaan mencakup kehadiran tokoh agama, duta besar negara sahabat, serta perwakilan generasi muda dari berbagai daerah.

“Kami ingin agar peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi ruang silaturahmi kebangsaan. Istana Negara sebagai simbol negara diharapkan dapat menjadi tempat yang merekatkan nilai spiritual dan nilai kenegaraan,” kata Nasaruddin.

Baca Juga:  Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Anjuran Perbanyak Tadarus di Bulan Ramadan

(AKM/NID/RAD)

Trending