Connect with us

Berita

Tangis Keluarga Iringi Prosesi Pemakaman Harum Anjarsari, Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL

Tangis keluarga iringi pemakaman Harum Anjarsari, korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Logompn

Published

on

Tangis Keluarga Iringi Prosesi Pemakaman Harum Anjarsari, Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL
Prosesi pemakaman korban kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di TPU Cipayung, Jakarta Selatan. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 29 April 2026 - Tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman Harum Anjarsari, korban kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4).

Harum, 27 tahun, dimakamkan di TPU Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu siang (29/4), setelah sebelumnya berhasil teridentifikasi pada Selasa (28/4).

Pada prosesi pemakaman tersebut, suasana duka menyelimuti keluarga yang hadir.

Ucapan “Ibu lagi bobo” disampaikan sang nenek kepada cucunya saat berada di area pusara Harum.

Bocah laki-laki itu hanya menatap polos ke arah foto ibunya yang berada tepat di nisan tanpa berbicara, sesekali tangannya mencoba menggapai foto tersebut.

Harum diketahui menumpangi KRL dari arah Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk pulang ke rumahnya di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, saat kecelakaan terjadi.

Proses Identifikasi dan Pemakaman

Tangis keluarga tak terbendung saat jenazah perlahan diturunkan ke dalam liang lahat.

Ibu korban, Sri Lestari, menyampaikan bahwa pihak keluarga sempat kebingungan mencari kabar putrinya.

Mereka mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, namun tidak membuahkan hasil.

Keluarga akhirnya mendatangi Rumah Sakit Polri dan menyerahkan data pembanding untuk dicocokkan dengan data jenazah.

Suasana haru juga terlihat ketika kedua orang tua Harum memangku anak bungsunya yang masih berusia 3 tahun.

Di sisi lain, suami Harum tampak tidak kuasa menahan tangis, begitu pula ayah Harum yang larut dalam kesedihan.

Almarhumah meninggalkan suami serta dua anak yang masih kecil, masing-masing berusia 7 tahun dan 3 tahun.

Kronologi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Peristiwa kecelakaan yang menewaskan Harum merupakan kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4).

Baca Juga:  Perpanjangan KRL ke Karawang Batal karena Kurang Dana

Kecelakaan kereta itu diawali ketika sebuah taksi mogok di perlintasan sebidang daerah Ampera, Bekasi Timur, karena mengalami permasalahan listrik.

Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL arah Jakarta. Dampak dari kecelakaan itu membuat satu rangkaian KRL arah Cikarang terhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kondisi tersebut, KRL yang berhenti kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Informasi terbaru per Rabu (29/4) sore, insiden ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia, termasuk Harum Anjarsari.

(AKM/NID/RAD)

Trending