Berita
Tekan Peredaran Narkoba, 100 Napi High Risk Sumut Dikirim ke Lapas Super Maximum Nusakambangan
100 napi narkotika high risk dari Sumut dipindah ke Lapas Super Maximum Nusakambangan, dalam upaya tekan peredaran narkoba dan HP di lapas.
MPN Indonesia 16 Juni 2025 - Sebanyak 100 narapidana kasus narkotika kategori high risk dari Sumatera Utara dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/6).
Pemindahan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Hukum dan HAM dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
Pengawalan Ketat dari 200 Personel Gabungan
Pemindahan narapidana dilakukan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dengan pengawalan ketat dari 200 personel gabungan.
Proses ini menjadi bagian dari kebijakan zero narkoba yang terus diakselerasi oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kasubdit Kerjasama dan Pelayanan Publik Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa pemindahan ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pimpinan.
“Total sudah sekitar 1.000 warga binaan telah dipindahkan ke Lapas Super Maximum dan Maximum Security dalam kurun kepemimpinan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dilaksanakan Bapak Dirjen Pemasyarakatan. Ini juga merupakan bentuk implementasi progresif akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu memberantas narkoba di Lapas dan Rutan,” ungkap Rika Aprianti kepada wartawan pada Senin (16/6).
Rika juga menegaskan bahwa proses pemindahan dilakukan sesuai prosedur, termasuk melalui tahapan penyidikan, penyelidikan, dan asesmen.
Penanganan Narkoba dan Target Zero HP di Lapas
Langkah ini sekaligus memperkuat pendekatan hukum dalam menekan peredaran narkoba dan penyalahgunaan alat komunikasi di lapas dan rutan.
“Ini adalah bagian dari implementasi tujuan dari sistem pemasyarakatan, yang utama adalah mereka dapat menyadari kesalahannya dan tidak melakukannya lagi, apalagi sampai berpengaruh negatif terhadap lingkungan lapas di mana mereka tinggal. Tidak ada ampun untuk itu, berkali-kali Pak Menteri IMIPAS menyampaikan seperti itu, zero narkoba dan hp adalah harga mati,” jelas Rika.
Proses pemindahan juga melibatkan berbagai unit, termasuk Direktorat Pengamanan Intelijen, Direktorat Kepatuhan Internal, Kanwil Ditjenpas, lapas di Sumatera Utara, dan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Kolaborasi lintas unit ini dilakukan demi kelancaran dan keamanan proses relokasi napi.
Fokus pada Rehabilitasi dan Pembinaan
Meski bersifat represif, pendekatan pemasyarakatan tetap menekankan aspek rehabilitasi bagi narapidana. Harapannya, mereka dapat berubah dan tidak mengulangi perbuatannya.
“Target yang kami ingin capai adalah berkurang hingga zero peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan yang juga berdampak ke masyarakat. Namun di sisi lain warga binaan yang dipindahkan ini juga diharapkan dapat berubah perilakunya menjadi lebih baik setelah diterapkan pengamanan yang tepat dan pembinaan di Lapas Nusakambangan,” tambah Rika.
Lapas Super Maximum Security Nusakambangan dipilih karena memiliki sistem keamanan tertinggi dan fasilitas pembinaan yang mendukung.
Dengan sistem tertutup dan pengawasan maksimal, lapas ini dinilai paling tepat untuk menangani narapidana kategori high risk.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
