Connect with us

Berita

Tok! Syuriyah PBNU Copot Gus Yahya sebagai Ketua Umum

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dipecat dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) oleh Syuriyah PBNU pada Rabu (26/11).

Logompn

Published

on

Syuriah pbnu pecat gus yahya sebagai ketua umum
Syuriah PBNU Pecat Gus Yahya sebagai Ketua Umum | Gambar: Dok. NU

MPN Indonesia 27 November 2025 - Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dipecat dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) oleh Syuriyah PBNU pada Rabu (26/11).

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 yang ditandatangani oleh wakil rais aam PBNU Afifuddin Muhajir dan katib PBNU Ahmad Tajul Mafakhir pada Selasa (25/11).

“Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada butir 2 di atas, maka KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU terhitung mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB,” bunyi surat edaran tersebut, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi NU Online pada Kamis (27/11).

Surat edaran tersebut juga menyatakan bahwa Gus Yahya tak lagi berwenang sebagai Ketua Umum PBNU.

“Bahwa berdasarkan butir 3 di atas, maka KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi memiliki wewenang dan hak untuk menggunakan atribut, fasilitas, dan/atau hal-hal yang melekat kepada jabatan Ketua Umum PBNU maupun bertindak untuk dan atas nama Perkumpulan Nahdlatul Ulama terhitung mulai tanggal 26 November 2025 pukul 00.45 WIB,” tulisnya.

Bukan Surat Pemberhentian

Menanggapi surat tersebut, Gus Tajul sebagai salah satu penanda tangan membenarkan isi yang tertuang dalam surat.

Namun, ia menegaskan bahwa surat tersebut merupakan Surat Edaran bukan surat pemberhentian.

“Nggih, benar Surat Edaran, ya, bukan surat pemberhentian. Saya tanda tangan Surat Edaran PBNU sebagaimana yang tertulis di surat tersebut. Bukan Surat Pemberhentian. [Surat pemberhentian itu] beda bentuknya,” kata Gus Tajul kepada NU Online, Rabu (26/11).

Ia menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU yang digelar di Hotel Aston City, Jakarta, pada Kamis (20/11).

Baca Juga:  SBY Beri Pesan agar Indonesia Siap Hadapi Potensi Perang Dunia Ketiga

Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa Gus Yahya mendapat waktu 3×24 jam untuk mengundurkan diri atau dimundurkan sejak surat diterima.

“Ketika deadline itu terlampaui, maka otomatis opsi kedua yang berlaku. Maka untuk itulah Surat Edaran ini dibuat,” jelasnya.

Alasan Pemberhentian Gus Yahya

Dalam surat yang beredar, dijelaskan bahwa surat tersebut merupakan hasil dari keputusan rapat yang dihadiri oleh 37 dari total 53 pengurus harian Syuriyah PBNU serta KH Miftachul Akhyar sebagai pemimpin rapat.

Berikut isi keputusan dalam risalah rapat harian seperti tersebut:

  1. Rapat memandang bahwa diundangnya narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) sebagai narasumber kaderisasi tingkat tertinggi Nahdlatul Ulama telah melanggar nilai dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An Nahliyah serta bertentangan dengan Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.
  2. Rapat memandang bahwa pelaksanaan AKN NU dengan narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional di tengah praktik genosida dan kecaman dunia internasional terhadap Israel telah memenuhi ketentuan Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pemberhentian Fungsionaris…
  3. Rapat memandang bahwa tata kelola keuangan di lingkungan PBNU mengindikasikan pelanggaran terhadap hukum syara’, ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku…
  4. Bahwa dengan mempertimbangkan poin 1, 2 dan 3 di atas, maka Rapat Harian Syuriah memutuskan menyerahkan sepenuhnya pengambilan keputusan kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam.

Dari keempat poin tersebut, Rais Aam dan para wakil Rais Aam memberi dua pilihan kepada Gus Yahya untuk mengundurkan diri atau tidak mengundurkan diri hingga diberhentikan.

“KH. Yahya Cholil Staquf harus mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU dalam waktu 3 (tiga) hari terhitung sejak diterimanya keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU; Jika dalam waktu tersebut tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan memberhentikan KH. Yahya Cholil Staquf,” bunyi rangkuman rapat tersebut.

Baca Juga:  Kate Middleton dalam Masa Remisi Kanker dan Ungkap Kondisi Terkini

Bantah Terafiliasi dengan Israel

Sementara itu, Gus Yahya sebelumnya menyatakan tidak akan mengundurkan diri usai mencuat kabar dirinya didesak untuk mundur dari jabatan.

“Saya sama sekali tidak tebersit pikiran untuk mundur karena saya mendapat amanat dari muktamar ini untuk lima tahun,” ucapnya pada Minggu (23/11) dini hari di Hotel Novotel Samator, Surabaya.

Terkait tudingan afiliasi dengan Zionisme, Gus Yahya menjelaskan bahwa kunjungannya ke Israel pada 2018 dilakukan untuk membela Palestina.

“Saya itu tahun 2018 sudah pernah pergi ke Israel, saya bertemu Netanyahu (Perdana Menteri Israel), Presiden Israel, saya bertemu juga dengan berbagai elemen di sana di dalam berbagai forum,” katanya.

Bahkan, Gus Yahya menyebut bahwa saat itu menegaskan keberpihakannya di depan Netanyahu.

“Oh saya terang-terangan dan tegas di berbagai forum di Yerusalem bahkan di depan Netanyahu bahwa saya datang ke sini demi Palestina. Itu saya nyatakan di semua kesempatan dan saya nggak akan pernah berhenti dengan posisi itu apapun yang terjadi,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal8 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga28 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional38 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending