Connect with us

Berita

Update Banjir Bali, 14 Orang Meninggal dan 2 Masih Dalam Pencarian

BNPB melaporkan 14 orang meninggal akibat banjir bandang di Bali per Kamis (11/9), sementara 2 korban lainnya masih dalam pencarian.

Logompn

Published

on

Update banjir bali, 14 orang meninggal dan 2 masih dalam pencarian
Update Banjir Bali, 14 Orang Meninggal dan 2 Masih Dalam Pencarian. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@infobali.viral

Bali, MPN Indonesia 11 September 2025 - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Kamis (11/9) pukul 11.00 WIB, banjir bandang di Provinsi Bali menewaskan 14 orang. Dua korban lainnya masih dalam pencarian.

Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyampaikan, pendataan terus diperbarui oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD kabupaten dan kota.

“Pusdalops BPBD kabupaten dan kota juga terus memutakhirkan pendataan di lapangan. Data sementara per Kamis, 11 September 2025, pukul 11.00 WIB, total korban meninggal dunia yang sudah ditemukan berjumlah 14 jiwa dan yang masih dalam pencarian sebanyak 2 warga,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui siaran pers, Kamis (11/9).

Sebaran Korban Jiwa

Rincian korban meninggal dunia akibat banjir bandang adalah:

  • Kota Denpasar: 8 orang
  • Kabupaten Jembrana: 2 orang
  • Kabupaten Gianyar: 3 orang
  • Kabupaten Badung: 1 orang

Dua korban yang masih dalam pencarian berasal dari Kota Denpasar.

Titik Banjir dan Wilayah Terdampak

BPBD Provinsi Bali mencatat ada 120 titik banjir di tujuh kabupaten/kota. Rinciannya:

  • Denpasar: 81 titik
  • Gianyar: 14 titik
  • Badung: 12 titik
  • Tabanan: 8 titik
  • Karangasem: 4 titik
  • Jembrana: 4 titik
  • Klungkung: 1 titik

Wilayah terdampak paling parah meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Gianyar, dan Tabanan.

Pengungsian dan Bantuan Darurat

Sebanyak 562 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian. Data pengungsi:

  • Kabupaten Jembrana: 327 orang
  • Kota Denpasar: 235 orang

Pos pengungsian sementara didirikan di sekolah, balai desa, musala, dan banjar.

BNPB juga menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat bencana, di antaranya:

  • 200 selimut
  • 200 matras
  • 300 paket sembako
  • 50 unit tenda keluarga
  • 2 unit tenda pengungsi
Baca Juga:  Ini Penjelasan BNPB Soal Banjir Sumatra Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Selain itu, BNPB mengirimkan perlengkapan penanganan banjir, antara lain:

  • 1 unit perahu karet dengan mesin
  • 3 unit pompa air

Penyebab dan Tindakan Tanggap Darurat

Banjir bandang di Bali terjadi akibat hujan ekstrem selama 24 jam.

Petugas gabungan masih melakukan operasi tanggap darurat, termasuk pencarian korban hilang serta pengendalian banjir dan longsor di berbagai wilayah terdampak.

Fenomena ini menunjukkan kembali tingginya risiko bencana alam di wilayah rawan seperti Bali akibat cuaca ekstrem.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending