Connect with us

Viral

Akui Trauma Dihujat Netizen, Wali Murid yang Tuntut Rp25 Juta ke Guru Madin Berakhir Minta Maaf

Siti Mualimah meminta maaf kepada guru madin Ahmad Zuhdi setelah kasus tuntutan Rp25 juta viral dan menuai kritik dari publik.

Logompn

Published

on

Akui trauma dihujat netizen, wali murid yang tuntut rp25 juta ke guru madin berakhir minta maaf
Akui Trauma Dihujat Netizen, Wali Murid yang Tuntut Rp25 Juta ke Guru Madin Berakhir Minta Maaf. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@fakta.indo

Jawa Tengah, MPN Indonesia 21 Juli 2025 - Siti Mualimah (37), seorang wali murid di Demak, Jawa Tengah, akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada guru Madrasah Diniyah (madin) Ahmad Zuhdi (63).

Sebelumnya, ia menuntut denda sebesar Rp25 juta kepada guru tersebut, yang memicu perhatian publik setelah viral di media sosial.

“Saya Siti Mualimah dan sekeluarga minta maaf sebesar-besarnya atas langkah hukum yang saya ambil..dan mohon untuk netizen berhenti menghujat saya,” tulis Siti dalam pernyataannya yang dikutip MPN Indonesia dari akun TikTok @sitimualimmah, Senin (21/7).

Kasus ini mencuat setelah Ahmad Zuhdi menampar seorang murid karena dilempar sandal saat mengajar.

Siti, sebagai orang tua murid, melaporkan kejadian tersebut ke sekolah dan kepolisian, sekaligus menuntut ganti rugi Rp25 juta.

Kronologi Kasus

Ahmad Zuhdi adalah guru madin yang telah lama mengabdi dengan gaji hanya Rp450 ribu setiap empat bulan.

Dalam mediasi, tuntutan denda yang semula Rp25 juta disepakati turun menjadi Rp12,5 juta.

Namun, kondisi ekonomi Zuhdi tidak memungkinkan untuk membayar jumlah tersebut.

Ia terpaksa menjual sepeda motor dan meminjam uang demi memenuhi kesepakatan.

Kisah ini memicu simpati luas dari masyarakat. Tokoh agama nasional Gus Miftah turut membantu dengan melunasi sisa denda, memberikan hadiah sepeda motor baru, dan berencana memberangkatkan Zuhdi umrah.

Profil Siti Mualimah

Siti Mualimah diketahui pernah menjadi calon anggota DPRD Kabupaten Demak dari dapil 3 pada Pemilu 2024, tetapi gagal terpilih dengan hanya meraih 36 suara.

Namanya kini mencuat bukan karena kiprah politiknya, melainkan karena kasus tuntutan terhadap guru madin yang dianggap berlebihan.

Baca Juga:  Mayat Pria yang Ditemukan di Pati ternyata 8 Tahun Hidup Menyendiri Tak Pernah Dijenguk Keluarga

Siti mengaku mengalami tekanan psikologis akibat hujatan netizen. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas tindakannya tersebut.

Guru Zuhdi Maafkan Siti

Ahmad Zuhdi menyatakan bahwa dirinya memaafkan Siti Mualimah. Ia berharap kasus ini bisa segera berakhir secara damai agar ia dapat kembali fokus mengajar dan membimbing para santri.

(AKM/NID/RAD)

Trending