Connect with us

Viral

Mayat Pria yang Ditemukan di Pati ternyata 8 Tahun Hidup Menyendiri Tak Pernah Dijenguk Keluarga

Warga geger akibat penemuan mayat di Pati. Pria asal Bandung ditemukan tewas di rumah penuh sampah setelah delapan tahun hidup menyendiri.

Logompn

Published

on

Mayat pria yang ditemukan di pati ternyata 8 tahun hidup menyendiri tak pernah dijenguk keluarga
Ilustrasi Penemuan Mayat. Gambar : Ilustrasi Canva

Jawa Tengah, MPN Indonesia 27 Oktober 2025 - Warga Dukuh Cacah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan mayat pria berinisial YL (50) pada Sabtu (25/10).

Korban yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di kamar depan rumahnya dalam kondisi mengenaskan.

YL diketahui telah lama menutup diri dari lingkungan dan tidak berinteraksi dengan warga sekitar selama delapan tahun terakhir.

Ia terakhir terlihat sekitar empat hari sebelum ditemukan tewas, saat menerima pesanan makanan dari kurir.

Bau busuk yang tercium dari rumah korban selama empat hari membuat warga curiga.

Mereka kemudian mendobrak pintu rumah dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan, menyampaikan bahwa korban diduga telah meninggal sejak empat hari sebelumnya.

“Korban diduga meninggal sejak empat hari lalu. Tidak ditemukan indikasi penganiayaan,” ujar AKP Dwi dalam keterangannya, Minggu (26/10).

Hingga kini, polisi masih berupaya mencari keberadaan keluarga korban yang diduga berada di Bandung untuk keperluan pemakaman dan penyelidikan lebih lanjut.

Kondisi Rumah dan Tanda Hidup Menyendiri

Saat ditemukan, kondisi rumah YL sangat memprihatinkan.

Hampir seluruh ruangan dipenuhi tumpukan sampah kemasan makanan dan minuman, seperti botol plastik serta bungkus mi instan.

Petugas penemuan mayat di Pati yang melakukan evakuasi menyebutkan bahwa setiap sudut rumah sulit dilalui karena banyaknya sampah menumpuk.

Bau menyengat juga tercium kuat, diduga berasal dari tumpukan sampah yang telah lama tidak dibersihkan.

Kondisi rumah tersebut menunjukkan pola hidup menyendiri yang dijalani korban sejak lama tanpa adanya kunjungan dari keluarga maupun tetangga.

Baca Juga:  Demo DPR RI: Massa Pati Membubarkan Diri usai Audiensi dengan Pimpinan DPR

Identitas dan Riwayat Korban

Menurut keterangan warga, saat pertama kali tinggal di Desa Sukoharjo pada 2017, YL memperkenalkan diri sebagai mantan karyawan Pabrik Gula Pakis.

Setelah berhenti bekerja, ia memilih hidup tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

“Dia jarang keluar rumah. Kalau pun keluar, cuma untuk terima paket makanan. Sudah delapan tahun begini,” ujar salah satu warga, Prihanto.

Selama menetap di sana, YL diketahui tidak pernah dikunjungi keluarga atau kerabat.

Aktivitasnya sehari-hari hanya terbatas pada memesan makanan secara daring.

Pemeriksaan Polisi dan Langkah Lanjutan

Hasil pemeriksaan awal tim Inafis Polresta Pati bersama tenaga medis dari Puskesmas Margorejo tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga YL meninggal karena sebab alami, mengingat ia hidup sendirian tanpa pengawasan medis.

AKP Dwi Kristiawan, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan bersama tim SAR dan petugas medis.

Proses pencarian keluarga korban masih dilakukan agar penanganan jenazah dapat diselesaikan sesuai prosedur yang berlaku.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending