Connect with us

Berita

Demi Foya-Foya, Mahasiswi Undip Habiskan Dana Sumbangan UKT hingga Rp50 Juta

Puji Cipta Pertiwi, mahasiswi Undip, diduga terlibat penipuan setelah mengumpulkan Rp50 juta dengan mengaku kesulitan membayar UKT.

Actress 1299250

Published

on

Demi Foya Foya, Mahasiswi Undip Habiskan Dana Sumbangan UKT hingga Rp50 Juta
Gambar: Instagram/@undip.official

MPN Indonesia 2 September 2024 - Seorang mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) bernama Puji Cipta Pertiwi diduga terlibat dalam kasus penipuan dengan modus tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Kasus kriminal ini mulai terungkap setelah Puji mengunggah curhat di akun media sosialnya, di mana ia mengaku keluarganya mengalami kesulitan finansial setelah ayahnya menjadi korban penipuan.

Melalui kisah ini, Puji berhasil mengumpulkan sumbangan dari berbagai donatur yang merasa iba dengan situasinya.

Kronologi Penipuan

Puji memulai aksinya dengan membuat unggahan di media sosial, mengklaim bahwa ia kesulitan membayar UKT akibat ayahnya tertipu oleh rekan bisnisnya.

“Bapak gue kena tipu rekan bisnisnya.. gapernah nyangka abis solat subuh bakal dapet pesan kaya gini..,” tulis Puji dalam unggahannya.

Unggahan tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang, yang kemudian memberikan bantuan finansial dengan total mencapai Rp50 juta.

Menurut informasi, dana yang berhasil dikumpulkan dari para donatur tidak digunakan sesuai dengan yang diklaim Puji.

Alih-alih untuk membayar UKT, sebagian besar uang tersebut justru digunakan untuk aktivitas foya-foya, seperti berpergian dan dugem. Hal ini pertama kali diungkap oleh pengguna media sosial dengan akun @tanyarlfes.

“Ada yang tau kasus ini? Puji Undip yang lagi rame. Dia kriminal, nipu gabisa bayar UKT dan banyak banget yang bantu, ternyata uang bantuan dari orang-orang dipake dugem, total Rp50 juta,” tulis akun tersebut.

Penelusuran dan Pengungkapan Fakta

Setelah unggahan tersebut viral, semakin banyak pihak yang merasa tertipu mulai mencari kebenaran di balik tindakan Puji.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa Puji telah menerima transferan dana sumbangan senilai lebih dari Rp40 juta. Salah satu korban penipuan Puji, yang mengunggah di akun @ppxala, membagikan informasi bahwa ia berhasil menemukan bukti transaksi di rekening Puji.

Baca Juga:  Sah! Eks Kapolres Ngada Resmi Ditahan Soal Kasus Pelecehan Anak

“Nangkep Puji. Kali isinya ngangong doang karena di luar prediksi gw bakal nemu bukti transaksi masuk di rekeningnya dia lebih Rp40 juta, hasil dari dia nipu orang-orang ga bisa bayar UKT, dzolim banget lu Puji. Hidup lu ga pernah tenang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, hasil investigasi mengungkap bahwa meskipun sebagian uang sumbangan digunakan untuk membayar UKT sebesar Rp9,5 juta, sisanya digunakan untuk hal-hal yang tidak terkait dengan pendidikan.

Uang tersebut dihabiskan untuk biaya perjalanan ke Jakarta dan dugem, yang membuat banyak orang merasa marah dan kecewa.

“Ternyata uangnya abis buat PP Jakarta naik pesawat, foya-foya seperti anak pejabat,” tambah akun @ppxala.

Kasus Berulang dan Dugaan Tindak Kejahatan Lain

Ternyata, kasus ini bukanlah kali pertama Puji terlibat dalam tindakan yang merugikan orang lain.

Di kalangan mahasiswa Undip, Puji sudah cukup dikenal karena pernah terlibat dalam kasus pencurian. Salah seorang mahasiswa, yang bernama Galih, mengungkapkan bahwa Puji pernah mencuri cincin emas dari rumah bosnya.

“Penyakit nih anak, udah ditolongin bos gw biar bisa PKL, eh malah ngembat cincin emas di rumahnya bos gw, gila!” tulis Galih.

Reputasi Puji yang semakin buruk di lingkungan kampus menambah keprihatinan para korban.

Mereka merasa tindakan Puji sudah tidak dapat ditolerir lagi, apalagi mengingat aksinya yang mengaku galbay UKT (gagal bayar) dan memanfaatkan simpati orang lain.

Trending