Connect with us

Berita

Heboh Isu Pembacokan Acak dengan Modus Ketuk Pintu di Pasir Nangka Tangerang, Ternyata Hanya Hoaks

Polisi memastikan kabar pembacokan acak dengan modus mengetuk pintu di Pasir Nangka, Tangerang, adalah hoaks.

Actress 1299250

Published

on

Heboh Isu Pembacokan Acak dengan Modus Ketuk Pintu di Pasir Nangka Tangerang, Ternyata Hanya Hoaks
Heboh Isu Pembacokan Acak dengan Modus Ketuk Pintu di Pasir Nangka Tangerang, Ternyata Hanya Hoaks. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 November 2024 - Informasi terkait kasus kriminal berupa pembacokan acak dengan modus mengetuk pintu rumah, yang disebut terjadi di Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dipastikan tidak benar.

Polisi menegaskan bahwa berita viral tersebut hanyalah hoaks yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kabar Hoaks Menyebar di Media Sosial

Kabar palsu ini pertama kali muncul di media sosial, dengan narasi bahwa seorang warga Pasir Nangka menjadi korban pembacokan hingga meninggal dunia dengan kepala hampir terputus.

Disebutkan bahwa pelaku mengenakan jubah putih, celana hitam, dan menggunakan modus mengetuk pintu rumah untuk memancing penghuni keluar sebelum melancarkan aksinya.

“Menginfokan untuk semuanya untuk lebih hati-hati, kalau jam 2/3 pagi ada yang ketok-ketok pintu rumah jangan langsung keluar. Ada korban orang Pasir Nangka dibacok sampai kepalanya putus. Ciri-ciri pembunuh pakai jubah putih dan celana hitam,” tulis salah satu pesan yang beredar.

Pesan tersebut juga mengklaim bahwa pelaku sempat terlihat di daerah lain, sehingga menimbulkan ketakutan dan kewaspadaan berlebihan di tengah masyarakat.

Polisi Klarifikasi dan Tegaskan Hoaks

Kapolresta Tangerang, Kombes Baktiar Joko Mujiono, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak berdasar.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan di wilayah Pasir Nangka, polisi tidak menemukan bukti kejadian seperti yang dikabarkan.

“Hoaks. Infonya sudah beberapa kali muncul hoaks serupa,” tegas Baktiar pada Minggu (17/11).

Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin Yusuf, juga memastikan bahwa tidak ada laporan maupun bukti yang mendukung klaim tentang pembacokan tersebut.

“Untuk peristiwa di atas sudah dipastikan oleh kita, nihil,” ujarnya.

Baca Juga:  Diduga Maling, Pria Ini Tewas dengan Kepala Terjepit Pintu saat Melancarkan Aksinya

Motif Penyebaran Hoaks Masih Diselidiki

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki pelaku penyebaran informasi palsu tersebut serta motif di baliknya.

Hoaks serupa disebut pernah terjadi sebelumnya di wilayah yang sama.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.

Imbauan kepada Warga Tangerang

Polisi meminta warga Tangerang, khususnya di Kecamatan Tigaraksa, untuk tetap tenang dan tidak turut menyebarluaskan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Penyebaran hoaks, terutama terkait isu hukum dan kriminal seperti penganiayaan atau pembacokan, tidak hanya menciptakan keresahan tetapi juga dapat mengganggu ketertiban umum.

Trending