Connect with us

Berita

Iptu YS, Oknum Polisi di Prabumulih yang Viral Tendang Pemotor hingga Patah Hidung Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Prabumulih mencopot Iptu YS dari jabatan Kasikum setelah insiden penganiayaan terhadap pengendara motor viral di media sosial.

Actress 1299250

Published

on

Iptu YS, Oknum Polisi di Prabumulih yang Viral Tendang Pemotor hingga Patah Hidung Dicopot dari Jabatannya
Iptu YS, Oknum Polisi di Prabumulih yang Viral Tendang Pemotor hingga Patah Hidung Dicopot dari Jabatannya. Gambar: Palpos.disway.id

MPN Indonesia 15 Januari 2025 - Kapolres Prabumulih AKBP Endro Wibowo secara resmi mencopot Iptu YS dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Prabumulih.

Keputusan ini diambil menyusul insiden penganiayaan terhadap seorang pengendara motor bernama Jauhari, yang menuai kecaman luas setelah videonya viral di media sosial.

Dalam pernyataannya pada Selasa (14/1), Endro menjelaskan bahwa pencopotan tersebut dilakukan guna mempermudah penyelidikan yang saat ini ditangani oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Prabumulih.

“Iptu YS saat ini sudah saya copot dari jabatan Kasikum Polres Prabumulih,” ungkap Endro dalam pesan singkat.

Kronologi Kasus Penganiayaan di Prabumulih

Kasus kriminal ini bermula dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Iptu YS terhadap Jauhari.

Dalam insiden tersebut, Iptu YS menendang korban hingga mengakibatkan patah pada hidung korban.

Video yang merekam tindakan kekerasan itu kemudian beredar luas di media sosial, menuai kecaman dari masyarakat.

Di sisi lain, Iptu YS juga dilaporkan mengalami patah pada pergelangan tangan dan tulang rusuk.

Saat ini, ia sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Hermina Palembang.

Endro menyampaikan bahwa pemeriksaan internal terhadap Iptu YS akan dilakukan setelah ia menyelesaikan perawatannya.

“Pencopotan ini untuk memudahkan Propam melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan setelah keluar dari rumah sakit,” tegas Endro.

Keluarga Korban Belum Capai Kesepakatan Damai

Sementara penyelidikan masih berlangsung, keluarga korban menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan damai dengan pihak pelaku.

Pernyataan ini disampaikan oleh Rini Ulandari, anak dari Jauhari, melalui akun Instagram pribadinya, @rini_ulandari94.

Baca Juga:  Bahar bin Smith Minta Maaf usai Terjerat Kasus Dugaan Penganiayaan

“Kami belum berdamai, karena sekarang ayah kami masih dalam pemantauan medis,” ujar Rini pada Selasa (14/1).

Rini menegaskan bahwa keluarga tetap fokus pada proses hukum yang tengah berjalan dan belum mempertimbangkan jalur damai.

Langkah Tegas Kepolisian dalam Penanganan Kasus

Kapolres Prabumulih memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.

Pengawasan terhadap Iptu YS terus dilakukan guna menjamin transparansi dan keadilan bagi Jauhari serta keluarganya.

Endro juga menyatakan bahwa pencopotan jabatan Iptu YS merupakan langkah awal untuk menjaga kredibilitas institusi kepolisian sekaligus memberikan ruang bagi Propam untuk bekerja secara independen.

Pihak berwenang berkomitmen melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi kasus secara menyeluruh dan memastikan adanya keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Trending