Connect with us

Viral

Kronologi Kasus Dosen UIN Malang vs Nurul Sahara, dari Pencemaran Nama Baik hingga Pelecehan Seksual

Kronologi kasus perselisihan antara Yai Mim, eks dosen UIN Malang, dengan tetangganya, Nurul Sahara yang hingga kini masih menyita perhatian publik.

Logompn

Published

on

Kronologi kasus dosen uin malang vs nurul sahara, dari pencemaran nama baik hingga pelecehan seksual
Yai Mim dan Nurul Sahara | Gambar: Kolase Tangkapan Layar YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo dan Holla Ent

MPN Indonesia 30 September 2025 - Kasus perselisihan antara Imam Muslimin alias Yai Mim, mantan dosen UIN Malang, dengan tetangganya, Nurul Sahara, pemilik usaha rental mobil, masih menyita perhatian publik.

Peristiwa di daerah ini berawal dari cekcok antarwarga, namun kemudian berubah menjadi polemik besar hingga muncul di berita nasional setelah video pertengkaran keduanya tersebar di media sosial.

Awal Mula Perselisihan

Konflik bermula dari penggunaan jalan umum di depan rumah mereka di Perumahan Joyogrand, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, yang sebagian lahannya merupakan tanah wakaf dari Yai Mim.

Namun, Sahara menggunakan jalan tersebut sebagai lahan parkir untuk mobil rental miliknya.

Merasa keberatan dengan hal tersebut, Yai Mim kemudian menegur Sahara karena jalan tersebut tidak hanya dipenuhi kendaraan tetapi juga direncanakan akan dijadikan kandang kambing.

Teguran tersebut kemudian menjadi awal dari konflik panjang antara keduanya.

Alami Pemecatan hingga Pengusiran usai Diviralkan

Ketegangan memuncak saat Sahara mengunggah video di akun TikTok @sahara_vibesssss yang menampilkan Yai Mim berguling di tanah saat terjadi percekcokan.

Video itu dengan cepat menjadi viral dan menimbulkan opini negatif terhadap Yai Mim.

Banyak warganet menilai perilakunya aneh, bahkan dituduh berpura-pura mengalami gangguan kesehatan. Publik saat itu berpihak kepada Sahara hingga berdampak terhadap kehidupan Yai Mim.

Yai Mim dinonaktifkan dari tugas mengajar di UIN Malang. Ia dan istrinya, Rosyida Vignesvari, juga diusir dari rumah mereka sendiri di Perumahan Joyogrand.

Surat pengusiran dikeluarkan oleh RT dan RW setempat dengan beberapa alasan, termasuk dugaan menyebarkan konten meresahkan, menutup akses jalan sepihak, hingga perseteruan fisik dan verbal dengan tetangga.

Baca Juga:  Guru di Cirebon Tewas Serangan Jantung usai Tolong Siswinya dari Atap Aula Sekolah yang Ambruk

Akibatnya, pasangan tersebut sempat tinggal di hotel sambil menunggu rumahnya terjual.

Sahara Tuduh Yai Mim Lakukan Pelecehan Seksual

Konflik tak berhenti di sana. Sahara juga melaporkan Yai Mim ke Polresta Malang dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ia bahkan menuduh Yai Mim melakukan pelecehan seksual, pencemaran nama baik, perusakan mobil rental, hingga memprovokasi mahasiswa UIN untuk menyerbu garasi miliknya.

Selain itu, Sahara mengklaim mengalami kerugian secara ekonomi karena pelanggan rental merasa takut untuk datang akibat konflik tersebut.

Yai Mim tidak tinggal diam merespons tuduhan-tuduhan tersebut. Merasa tak terima, ia melaporkan balik Sahara dengan tuduhan serupa.

Netizen Balik Serang Nurul Sahara

Seiring berjalannya waktu, narasi yang berkembang di publik mulai berubah saat fakta bahwa lahan yang digunakan Sahara merupakan tanah wakaf dari Yai Mim terungkap.

Terlebih ketika Yai Mim mendapat kesempatan untuk klarifikasi di podcast yang diunggah kanal YouTube CURHAT Bang Denny Sumargo.

Dukungan terhadap Yai Mim terhadap kasus sengketa lahan ini pun mulai bermunculan di berbagai platform media sosial.

Beberapa akun yang sebelumnya memojokkan Yai Mim kini justru memberikan dukungan terhadap situasi yang dialami eks dosen tersebut, bahkan beberapa menyatakan penyesalan karena sebelumnya memihak Sahara.

Sementara itu, tekanan dari publik mulai berbalik menyerang Sahara dan suaminya, Mohammad Shofwan.

Akun-akun media sosial mereka, termasuk akun bisnis rental mobil, dibanjiri komentar negatif dari warganet. Sebuah video yang memperlihatkan Shofwan membentak Yai Mim juga beredar hingga memperburuk citra mereka.

Kini, keduanya sudah tidak lagi terlihat aktif di media sosial.

(AKM/NID/RAD)

Trending