Connect with us

Viral

Momen Tangis Ibunda Alvaro Pecah saat Pertama Kali Datang ke Rumah Duka

Ibunda Alvaro menangis saat tiba di rumah duka setelah putranya ditemukan meninggal dalam kondisi kerangka di Kali Cirewet.

Logompn

Published

on

Momen tangis ibunda alvaro pecah saat pertama kali datang ke rumah duka
Tangis Ibunda Alvaro, Arumi pecah saat tiba di Pesanggrahan. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@ inayanaya28

MPN Indonesia 25 November 2025 - Tangis Ibunda Alvaro Kiano Nugroho, Arumi, pecah saat tiba pertama kali di rumah duka yang berlokasi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin malam (24/11).

Alvaro (6) sebelumnya dilaporkan hilang sejak Maret 2025 dan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tinggal kerangka di Kali Cirewet, Kabupaten Bogor, pada Minggu (23/11).

Kedatangan Arumi dari Malaysia ke Jakarta diawali dengan pemeriksaan DNA di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Di lokasi rumah duka, Arumi datang sekitar pukul 21.50 WIB dengan mengenakan jaket cokelat, kaos hitam, dan masker.

Ia tampak sembab usai menangis dan langsung masuk ke dalam kamar rumahnya setibanya di lokasi.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, mendampingi Arumi sejak dari rumah sakit hingga ke rumah duka.

Tangis keluarga pecah ketika Arumi tiba. Arumi menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian atas upaya pengungkapan kasus hilangnya Alvaro.

“Sebelumnya terima kasih Polsek Pesanggrahan, Polres, Polri, Ibu Seala yang selalu follow up berita hilangnya Alvaro sampai akhirnya ditemukan, itu aja terima kasih banyak,” ujar Arumi kepada awak media.

Proses Identifikasi dan Tes DNA

Setibanya di Jakarta, Arumi langsung dijemput oleh tim Polsek Pesanggrahan dari Bandara Soekarno-Hatta dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

Di sana, Arumi menjalani tes DNA dengan menyerahkan sampel air liur untuk mencocokkan identitas jenazah yang ditemukan.

“Sampel DNA diambil di Rumah Sakit Polri, dari air liur saja. Terus sama ada sedikit wawancara,” ujar Arumi.

Baca Juga:  Warga Semarang Geger! Bapak Kos Mengaku Makan Kucing untuk Menurunkan Gula Darah

Jenazah Alvaro ditemukan dalam bentuk kerangka di aliran Kali Cirewet, Tenjo, Kabupaten Bogor.

Untuk kepentingan identifikasi, sampel dari keluarga diambil dan diperiksa oleh tim forensik.

Ayah Tiri Alvaro jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan tersangka berinisial AI, yang merupakan ayah tiri dari Alvaro. Ia diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, AI ditemukan tewas di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan dalam kondisi gantung diri menggunakan celana.

“Minggu izin ke toilet, pertama pakai celana pendek, karena nggak boleh pakai celana panjang, dia minta diganti celana di ruang konseling dari pukul 06.30 WIB sampai 09.00 WIB ditemukan rekannya tadi inisial G, melalui bilah kaca tersangka sudah dalam posisi menghilangkan nyawanya,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Dari hasil visum jenazah AI yang dilakukan RS Polri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain luka lecet tekan yang melingkar di leher.

“Hasil pemeriksaan jenazah laki-laki berusia 49 tahun… ditemukan hanya luka lecet tekan yang melingkari leher… sesuai dengan pola kasus gantung,” jelas dokter forensik RS Polri, dr Farah Trimadani Karow.

Alvaro Hilang sejak Maret 2025

Alvaro dilaporkan hilang pada 6 Maret 2025. Sejak saat itu, proses pencarian terus dilakukan oleh kepolisian dan keluarga.

Lokasi penemuan jenazah berada di Kali Cirewet, Kabupaten Bogor, dalam kondisi tinggal kerangka.

“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Seala Syah Alam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa pengecekan DNA diperlukan untuk memastikan identitas jenazah.

“Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro,” ujar Nicolas.

Suasana Rumah Duka

Suasana haru menyelimuti rumah duka di kawasan Bintaro, Pesanggrahan. Selain Arumi, nenek dari Alvaro, Sayem, juga tampak menangis saat disalami dan dipeluk oleh AKP Seala.

Baca Juga:  Pilu! Balita di Bengkulu Muntah Cacing dari Mulut dan Hidung

Keluarga besar dan kerabat turut hadir di lokasi saat Arumi tiba, dan seluruh keluarga menyambut dengan isak tangis.

(AKM/NID/RAD)

Trending