Viral
Pakar Ragukan Sosok Bjorka yang Berhasil Ditangkap Polisi
Pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, meragukan penangkapan WFT (22) yang disebut polisi sebagai peretas Bjorka.
MPN Indonesia 5 Oktober 2025 - Pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, menyatakan keraguan atas penangkapan seorang pria berinisial WFT (22) yang disebut polisi sebagai sosok di balik peretas Bjorka.
Menurutnya, WFT bukanlah Bjorka yang sempat viral beberapa tahun lalu dalam kasus kebocoran data besar di Indonesia.
Melalui akun X @secgron pada Jumat (3/10), Teguh menyebut referensi yang digunakan polisi dalam konferensi pers berasal dari forum DarkForums dengan nickname “Skywave”.
“Polisi dengan pedenya bilang kalau mereka nangkap Bjorka terus konpers seakan-akan yang ditangkap itu kasus yang wah banget. Padahal yang ditangkap itu cuma bocah yang selama ini ngaku-ngaku jadi Bjorka dan bocah yang suka repost thread orang lain,” tulis Teguh dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (4/10).
Aktivitas Akun Skywave
Teguh menjelaskan bahwa akun Skywave memiliki rekam jejak sering mengaku sebagai tokoh lain, termasuk Bjorka, dengan mengunggah ulang utas dari pelaku lain.
Ia menyebut akun tersebut pernah mengklaim kebocoran data bank seperti BSI dan BCA, padahal informasi itu sebenarnya berasal dari pelaku ancaman lain bernama “black”.
Menurut Teguh, pola kerja Skywave hanya memanfaatkan ulang informasi yang dibuat orang lain, bukan melakukan peretasan langsung.
“Terkait klaim data pengguna MyBCA bocor yang diklaim oleh ‘SkyWave’, ini hanyalah thread yang diposting ulang yang dulu pernah diposting oleh thread actor ‘black’ di BreachForums,” jelas Teguh.
Berdasarkan penelusurannya, akun Skywave diketahui pernah mengunggah ulang utas milik “black” di BreachForums.
Akun ini juga mengklaim kebocoran data MyBCA, padahal hanya memindahkan utas lama ke DarkForums.
Selain itu, Skywave juga menyebarkan klaim kepemilikan data BCA dan BSI, padahal data tersebut berasal dari perangkat korban malware (stealer), bukan dari server internal bank.
Respons dari Akun Bjorka
Sementara itu, akun Instagram @bjorkanism masih menunjukkan aktivitas dan menegaskan bahwa dirinya belum tertangkap.
Dalam unggahan story, akun tersebut menyebut dirinya masih bebas, bahkan mengunggah potongan data milik Badan Gizi Nasional (BGN) disertai emotikon jari tengah sebagai bentuk ejekan.
Penangkapan WFT oleh Polisi
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sebelumnya mengumumkan penangkapan WFT, pemilik akun @bjorkanesiaaa, pada Kamis (2/10).
Dalam keterangannya, polisi menyebut WFT menguasai sekitar 4,9 juta data nasabah bank dan melakukan aksinya dengan motif ekonomi, yakni untuk memeras korban.
Polisi juga masih mendalami keterkaitan WFT dengan sejumlah kebocoran data besar lainnya, termasuk data 1,3 miliar kartu SIM, data pengguna IndiHome, serta data Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hingga kini, belum ada kepastian dari kepolisian apakah WFT adalah pelaku utama peretasan besar yang sebelumnya dilakukan oleh sosok yang dikenal dengan nama Bjorka.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
