Connect with us

Berita

Pria Diduga Teknisi Wi-Fi Tewas Tersengat Listrik di Nganjuk

Seorang teknisi Wi-Fi di Nganjuk tewas tersengat listrik saat memasang jaringan internet di tiang Telkom.

Actress 1299250

Published

on

Pria Diduga Teknisi Wi Fi Tewas Tersengat Listrik di Nganjuk
Pria Diduga Teknisi Wi-Fi Tewas Tersengat Listrik di Nganjuk. Gambar: Kolase Tangkapan Layar X/@bacottetangga__

MPN Indonesia 23 Januari 2025 - Sebuah insiden terjadi di Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (22/1) pukul 11.37 WIB.

Seorang teknisi Wi-Fi, M. Fahmi Rijal (20), tewas tersengat listrik saat memasang kabel jaringan internet di tiang Telkom yang berada di tepi jalan umum.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Prambon, Kompol Ridwan, menjelaskan bahwa korban bersama seorang saksi sempat berpamitan kepada rekan-rekan mereka sekitar pukul 09.00 WIB untuk memasang jaringan Wi-Fi di lokasi kejadian.

Sesampainya di tempat tersebut, korban naik ke tiang Telkom untuk menarik kabel, sementara saksi yang merupakan rekannya berada di bawah untuk membantu mengatur kabel.

Menurut keterangan Kompol Ridwan, saksi melihat korban tiba-tiba tersengat listrik PLN dan terduduk di atas kabel jaringan Telkom.

Saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Prambon.

Penanganan di Lokasi Kejadian

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan PLN Warujayeng untuk mematikan aliran listrik di lokasi guna memastikan situasi aman.

Petugas medis dari Puskesmas Prambon dan Tim Inafis Polres Nganjuk juga dikerahkan untuk memeriksa kondisi korban.

Hasil visum menunjukkan adanya luka bekas sengatan listrik pada tengkuk kepala bagian belakang serta paha kaki kiri bagian belakang.

“Terdapat luka bekas sengatan listrik pada bagian tengkuk kepala belakang dan paha kiri bagian belakang. Korban juga membawa tang di dalam saku celananya,” ujar Kapolsek Prambon.

Selain itu, korban ditemukan membawa sebuah tang yang tersimpan di saku celananya.

Kondisi Korban dan Prosedur Keamanan

Korban, yang diketahui merupakan warga Dusun Tunggulrejo, Desa Baleturi, telah bekerja sebagai teknisi jaringan internet sejak 2023.

Baca Juga:  Lansia yang jadi Korban Tabrak Lari di Duren Sawit Meninggal Dunia

Namun, saat kejadian, korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai.

Ia hanya mengenakan hoodie hitam, celana pendek, dan sandal jepit saat bekerja di sekitar instalasi listrik.

Kapolsek Prambon menyoroti bahwa kelalaian dalam penggunaan APD menjadi salah satu faktor utama dalam insiden ini.

Peristiwa ini juga kembali menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama bagi teknisi yang bekerja di dekat jaringan listrik bertegangan tinggi.

Trending