Connect with us

Viral

Pria yang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Ditetapkan jadi Tersangka

Pria yang mengamuk dan berteriak ‘bom’ di pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta–Kualanamu, ditetapkan sebagai tersangka.

Logompn

Published

on

Pria yang teriak bom di pesawat lion air ditetapkan jadi tersangka
Pria yang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Ditetapkan jadi Tersangka | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 Agustus 2025 - Seorang pria berinisial H, yang mengamuk dan berteriak ‘bom’ di dalam pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta–Kualanamu, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

“Maka per hari ini, terhadap yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung kepada wartawan, Senin (4/8).

Penetapan tersangka itu terjadi usai serangkaian pemeriksaan. Polisi telah memeriksa delapan orang saksi yang terdiri dari pramugara Lion Air hingga petugas Avsec.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, insiden ini terjadi pada Sabtu (2/8) saat pesawat sedang bersiap lepas landas dari Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.35 WIB saat pesawat dalam proses taxi way menuju landasan pacu.

Saat itu, H yang merupakan salah satu penumpang, tiba-tiba mengamuk dan menyatakan bahwa ia membawa bom. Pernyataan tersebut segera memicu kepanikan di dalam kabin.

Menanggapi situasi tersebut, pilot memutuskan untuk membatalkan penerbangan dan kembali ke apron.

Seluruh penumpang dievakuasi dan diminta menunggu di ruang tunggu Terminal 1A.

Polisi akan Periksa Kejiwaan Pelaku

H diketahui memulai perjalanan dari Merauke sejak pagi hari dan melakukan transit di Makassar serta Jakarta sebelum melanjutkan ke Kualanamu.

Selama perjalanan panjang tersebut, H beberapa kali mempertanyakan kondisi bagasinya. Hal ini diduga menjadi salah satu pemicu ledakan emosional pelaku.

Ia menambahkan bahwa dalam proses pemeriksaan, H memberikan jawaban yang tidak relevan terhadap sejumlah pertanyaan penyidik.

“Kami melihat bahwa emosi yang bersangkutan ini tidak stabil,” ujar Ronald.

Pihak kepolisian berencana melakukan pemeriksaan psikologis terhadap H dengan melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Polri.

Baca Juga:  Pastikan Pendidikan Gratis, Pemerintah Tangsel Turun Tangan Awasi Pungutan Liar di Sekolah Negeri

Tak Ada Benda Mencurigakan

Pasca insiden, seluruh bagasi dan barang bawaan penumpang diperiksa ulang oleh petugas keamanan dan pihak terkait.

Menurut Corporate Communications Officer Lion Air, Neni Artauli Sianturi, tidak ditemukan benda mencurigakan atau berbahaya dalam hasil pemeriksaan tersebut.

Sebagai akibat dari kejadian ini, penerbangan Lion Air JT-308 mengalami penundaan selama beberapa jam.

Pesawat semula dijadwalkan menggunakan Boeing 737-900 MAX PK-LRG, kemudian diganti dengan Boeing 737-900ER PK-LSW.

Penerbangan akhirnya dilanjutkan pada pukul 21.55 WIB dengan total 181 penumpang.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending