Connect with us

Viral

Ratusan Warga Cirebon Kompak Cegat Geng Motor Pelajar, 24 Pelaku Diamankan Polisi

Puluhan pelajar membawa senjata tajam saat konvoi di Cirebon, warga lakukan penghadangan.

Logompn

Published

on

Ratusan Warga Cirebon Kompak Cegat Geng Motor Pelajar, 24 Pelaku Diamankan Polisi
Ratusan Warga Cirebon Kompak Cegat Geng Motor Pelajar, 24 Pelaku Diamankan Polisi. Gambar: Kolase Instagram/@andreli_48

Jawa Barat, MPN Indonesia 11 Februari 2026 - Ratusan warga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menghadang konvoi puluhan pelajar yang diduga terafiliasi dengan geng motor pada malam hari, Senin (9/2).

Insiden terjadi di sejumlah desa seperti Bakung Lor, Kreyo, dan Bojong Lor di Kecamatan Jamblang dan Klangenan, setelah para pelajar tersebut terpantau membawa senjata tajam dan alat pemukul saat berkonvoi menggunakan lebih dari 50 unit sepeda motor.

Aksi ini dipicu keresahan warga atas potensi tawuran yang sudah tercium sejak kelompok ini berkumpul di wilayah Plumbon.

Massa yang merasa terancam melakukan penghadangan secara spontan, menyebabkan para pelajar panik dan melarikan diri.

Sebagian pelajar melompat ke area persawahan, sementara lainnya berhasil diamankan warga dan dibawa ke balai desa sebelum akhirnya diserahkan kepada aparat kepolisian.

“Petugas kami mengamankan 24 pelajar yang sebelumnya telah diamankan warga di dua kecamatan berbeda,” ujar Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa dalam keterangannya pada Selasa, (10/2).

Situasi sempat memanas saat warga mengamankan beberapa sepeda motor yang ditinggalkan. Empat unit motor dikumpulkan di sebuah lapangan lalu dibakar massa.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi mengevakuasi para pelajar untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Polisi Gagalkan Tawuran, Pengamanan Dilakukan di Tiga Lokasi

Menurut keterangan pihak kepolisian, aksi ini bermula dari laporan warga terkait aktivitas mencurigakan sekelompok pelajar di wilayah Plumbon.

Polisi segera melakukan patroli intensif, namun saat petugas mendekat, kelompok tersebut membubarkan diri dan berpencar ke arah desa-desa di Jamblang dan Klangenan. Estimasi jumlah pelajar mencapai sekitar 50 orang.

“Mereka kami dapati berkonvoi, dan sebagian membawa senjata tajam serta alat pemukul. Ini jelas berpotensi menimbulkan bentrokan,” kata Kompol I Putu Ika Prabawa.

Baca Juga:  ART WNI Diduga Dianiaya di Malaysia, 4 Orang Diamankan Polisi

Ketiga lokasi pengamanan yakni Desa Bakung Lor, Desa Kreyo, dan Desa Bojong Lor, menjadi titik pengejaran dan pengamanan oleh aparat serta warga.

Seluruh pelajar yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polresta Cirebon.

Polisi juga sedang menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan geng motor yang lebih luas serta menyelidiki penyebab luka yang dialami beberapa pelajar.

“Penyebab luka masih kami selidiki. Apakah karena terjatuh, benturan, atau faktor lain, semuanya masih dalam proses pemeriksaan,” tambah Kompol Putu.

Dalam insiden ini, warga sempat merekam situasi dan menyebarkan melalui media sosial, menampilkan beberapa pelajar yang terluka dan berlumuran darah.

Belum ada informasi lanjutan terkait kondisi para pelajar tersebut maupun status hukum dari 24 pelaku yang telah diamankan.

(AKM/NID/RAD)

Trending