Viral
Ternyata Ini Isi Tas Diplomat Arya yang Ditinggal di Rooftop Kemlu
Tas diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan ditemukan di rooftop gedung Kemlu usai ia tewas di kos Menteng. Ponsel korban belum ditemukan, polisi selidiki.
MPN Indonesia 29 Juli 2025 - Tas milik diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), ditemukan di tangga darurat rooftop gedung Kemlu sehari setelah ia ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7).
ADP sempat berada di rooftop gedung Kemlu selama 1 jam 26 menit pada Senin (7/7) malam dengan membawa dua tas, namun tidak menurunkannya saat keluar dari gedung.
Kedua tas itu kemudian ditemukan pada Rabu (9/7) di lantai 12, di samping tangga darurat berwarna merah.
Tas yang ditemukan berupa tas ransel biru tua dan tas belanja coklat, terlihat bersandar di sudut tembok. Saat diperiksa, tas-tas tersebut tidak berisi ponsel milik korban.
Rincian Isi Tas dan Aktivitas Korban
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menyebut isi tas terdiri dari barang-barang pribadi dan perlengkapan kantor.
“(Isi tas) laptop, terus pakaian yang baru dibeli, terus ada beberapa obat-obatan yang korban bawa, terus pokoknya belanjaan yang baru dia beli, terus beberapa nota, beberapa alat-alat kantor,” ujar AKBP Reonald Simanjuntak kepada wartawan, Senin (28/7).
Sebelum ke rooftop, ADP diketahui berbelanja di pusat perbelanjaan Grand Indonesia.
Pakaian dalam tas masih memiliki label toko, seperti kemeja, kaos, dan celana.
Selain itu, ditemukan juga dua botol minum di saku samping ransel korban.
Reonald menambahkan ada dokumen rekam medis milik korban dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, bertanggal 9 Juni 2025.
“Saya tidak bisa jelaskan rinci, tapi salah satunya adalah penyelidik menemukan ada rekam medis korban di salah satu rumah sakit umum di Jakarta,” ungkap AKBP Reonald Simanjuntak.
Ponsel ADP belum ditemukan hingga kini. Kombes Ade Ary Syam Indradi menegaskan, “(Ponsel korban) belum ditemukan.”
Kronologi Penemuan dan Investigasi
Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di kamar indekosnya pada Selasa (8/7), sekitar pukul 08.30 WIB.
Jenazahnya ditemukan penjaga kos dengan kondisi kepala terbungkus plastik putih dililit lakban kuning, sementara tubuhnya tertutup selimut biru.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyita sejumlah barang seperti gulungan lakban, kantong plastik, dompet, bantal, sarung celana, pakaian, serta obat sakit kepala dan obat lambung.
Penyidik menemukan sidik jari ADP pada lakban yang melilit kepalanya. Namun, belum dapat dipastikan apakah lakban tersebut dipasang sendiri oleh korban atau oleh pihak lain.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menegaskan hilangnya ponsel menjadi kunci penting penyelidikan.
“HP ini belum ditemukan. Oleh karenanya, masih ada PR soal jejak digital itu,” pungkasnya.
Polda Metro Jaya menyatakan akan melanjutkan penyelidikan dengan metode scientific investigation untuk mengungkap penyebab pasti kematian diplomat Kemlu tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
