Viral
Viral! Balita 1 Tahun Hipotermia saat Diajak Orang Tua Mendaki Gunung Ungaran
Balita berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia saat diajak orang tuanya mendaki Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/4).
Jawa Tengah, MPN Indonesia 13 April 2026 - Balita berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia saat diajak orang tuanya mendaki Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/4).
Kejadian tersebut langsung viral di media sosial usai diunggah berbagai akun, salah satunya akun Instagram @kabarungaran.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang melaksanakan penanganan kondisi darurat terhadap seorang balita yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Gunung Ungaran,” demikian keterangan unggahan, dikutip MPN Indonesia pada Senin (13/4).
Kronologi Kejadian
Insiden bermula ketika pasangan suami-istri asal Semarang itu membawa anak mereka untuk melakukan pendakian tektok melalui jalur Perantunan.
Setibanya di Pos 4, sempat terjadi perselisihan antara kedua orang tua. Sang istri meminta untuk turun kembali ke basecamp, sedangkan sang suami bersikeras mau melanjutkan pendakian.
Sementara itu, balita mulai rewel dan menangis. Saat itu kondisi cuaca memang terasa sangat dingin.
Beruntung ada Tim SAR di sekitar lokasi yang langsung memberikan bantuan dengan menyelimuti korban menggunakan selimut darurat untuk menjaga suhu tubuhnya.
Menurut keterangan Basarnas, kondisi korban sempat mengkhawatirkan akibat penurunan suhu tubuh yang drastis.
“Suhu tubuhnya turun drastis, kondisi kritis. Tim Basarnas yang tengah siaga di event Semarang Mountain Race langsung bergerak cepat,” kata Basarnas lewat video YouTube @BasarnasOfficial.
Setelah dilakukan penanganan awal, balita tersebut berhasil dievakuasi bersama kedua orang tuanya menuju Basecamp Perantunan.
Setelah tiba di basecamp, korban mendapatkan penanganan lanjutan hingga kondisinya dinyatakan stabil.
“Setelah penanganan hipotermia, korban berhasil dievakuasi turun ke basecamp,” ujar Basarnas.
Petugas Sudah Peringati Orang Tua
Pengelola Basecamp Perantunan, Wido, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan peringatan kepada orang tua korban sebelum pendakian dimulai.
“Kami memperingatkan soal risiko dan lain sebagainya, karena cuaca memang lagi tidak bersahabat,” ujarnya.
Meski demikian, orang tua balita tetap melanjutkan pendakian dengan menyatakan kesanggupan menanggung risiko.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
