Connect with us

Viral

Viral! Kepala Desa Lampung Tewas Diserang dan Diinjak Kawanan Gajah Liar

Kepala Desa Braja Asri, Lampung Timur, tewas diserang gajah liar saat penggiringan kawanan gajah kembali ke kawasan Taman Nasional Way Kambas pada Rabu (31/12).

Logompn

Published

on

Viral! kepala desa lampung tewas diserang dan diinjak kawanan gajah liar
Ilustrasi Seorang Pria Meninggal Dunia Akibat Diserang hingga Diinjak Kawanan Gajah Liar. Gambar : Ilustrasi AI by MPN Indonesia

Lampung, MPN Indonesia 2 Januari 2026 - Darusman, Kepala Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, meninggal dunia setelah diserang dan diinjak seekor gajah liar pada Rabu (31/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat upaya penggiringan kawanan gajah liar kembali ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Peristiwa nahas itu berlangsung di perbatasan kawasan TNWK dengan area perkebunan milik warga Desa Braja Asri.

Saat kejadian, Darusman berada di lokasi bersama warga, petugas TNWK, serta aparat desa untuk menghalau gajah yang kembali keluar dari hutan dan masuk ke lahan pertanian.

Kronologi Serangan Gajah Liar

Penggiringan dilakukan karena kawanan gajah dilaporkan kembali memasuki area pertanian warga.

Dalam proses tersebut, Darusman berada di barisan depan rombongan yang berupaya mengarahkan gajah kembali ke kawasan hutan.

Namun situasi berubah ketika salah satu gajah tiba-tiba berbalik arah dan menyerang rombongan.

Darusman menjadi sasaran serangan dan mengalami luka parah akibat diinjak gajah liar tersebut.

Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang diderita.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat warga bersama petugas Bhabinkamtibmas mengevakuasi Darusman yang sudah tidak sadarkan diri dari lokasi kejadian.

Upaya Penghalauan Kawanan Gajah

Upaya penghalauan melibatkan warga dan petugas gabungan dengan menggunakan kembang api serta petasan untuk mencegah kawanan gajah mendekati permukiman.

Kawanan tersebut sempat berhasil digiring menjauh ke arah perkebunan sebelum akhirnya salah satu gajah menyerang.

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa Darusman terlibat langsung dalam proses penggiringan.

Baca Juga:  Gagal Beraksi, Maling Motor di Depok Malah Todong Pistol ke Warga

“Beliau ditumbur gajah liar saat penggiringan kembali masuk kawasan bersama-sama tim yang ada di lapangan,” ujar MHD saat dikonfirmasi pada Rabu (31/12), dikutip MPN Indonesia dari liputan6.com, Jumat (2/1).

Konflik Gajah dan Warga di Lampung Timur

Warga Desa Braja Asri, Achmad Khairudin, mengatakan kawanan gajah liar kerap keluar dari kawasan hutan, terutama pada malam hari.

Selama ini, warga biasanya dapat mengendalikan situasi dengan bergotong royong menghalau gajah kembali ke kawasan taman nasional.

“Gajah hampir tiap malam keluar, biasanya bisa dikendalikan masyarakat secara bergotong royong bisa digiring lagi ke Taman Nasional tapi yang hari ini tidak mau dan bertahan di pertanahan pertanian sehingga sampai siang terjadilah kejadian itu,” ungkap Achmad pada Rabu (31/12), dikutip dari iNews Lampung, Jumat (2/1).

Humas TNWK, Riri Fitriandi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat proses penggiringan kawanan gajah kembali ke kawasan TNWK.

Hingga kini, pihaknya masih mengumpulkan informasi lengkap dari tim di lapangan.

“Sekitar pukul 10.30 WIB. Untuk kronologi lengkapnya masih kami kumpulkan dari tim di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, MHD Zaidi menambahkan bahwa terdapat 11 ekor gajah liar yang dilaporkan masuk ke area peladangan warga.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah gajah keluar dari kawasan taman nasional.

“Kita mengimbau kepada masyarakat secara bersama-sama untuk memblokade jangan sampai gajah keluar dari Taman Nasional apalagi sekarang kondisi cuaca yang tidak menentu, hujan dan banjir membutuhkan kerja sama semua pihak,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending