Connect with us

Viral

Viral! Mahasiswa ITB IPK 3,94 Dihujat karena Penampilan saat Ikut Clash of Championship

Zahran Nizar, mahasiswa ITB ber-IPK 3,94, dihujat warganet usai ikut Clash of Championship. Warganet lain beri dukungan dan soroti etika komentar di medsos.

Logompn

Published

on

Viral! mahasiswa itb ipk 3,94 dihujat karena penampilan saat ikut clash of championship
Viral! Mahasiswa ITB IPK 3,94 Dihujat karena Penampilan saat Ikut Clash of Championship. Gambar : Instagram/@zahran_nizar

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Zahran Nizar Fadhlan, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Dirgantara dengan IPK 3,94, menjadi sorotan setelah mengikuti ajang Clash of Championship yang diselenggarakan oleh Ruangguru.

Keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut justru menuai hujatan dari sebagian netizen yang menyerang penampilannya, meski Zahran dikenal sebagai peserta berprestasi.

Komentar Negatif Picu Perdebatan

Unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @tvmania_id pada Sabtu (21/6) memicu perhatian publik.

Dalam unggahan tersebut, terlihat tangkapan layar dari komentar-komentar warganet di sebuah akun Facebook yang menyerang fisik Zahran.

Beberapa komentar menyebut, “Mukanya aja begitu pantes banyak react ketawa,”, “Komuknya,”, “Mirip nenek moyang Jawa,”, hingga “Muka jamet banget.”

Komentar-komentar tersebut menimbulkan perdebatan di media sosial soal etika berkomentar terhadap peserta lomba.

Dukungan untuk Zahran Nizar Fadhlan

Di tengah hujatan tersebut, sejumlah netizen menunjukkan dukungan kepada Zahran dan mengapresiasi prestasi akademiknya sebagai mahasiswa ITB dengan IPK 3,94.

Zahran tetap dianggap sebagai peserta yang layak dihormati di ajang Clash of Championship karena capaian akademisnya.

Respons Publik terhadap Kompetisi

Ajang Clash of Championship Ruangguru diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan.

Keikutsertaan Zahran Nizar Fadhlan yang berasal dari kampus ternama menambah perhatian publik terhadap ajang ini.

Peristiwa ini juga memicu diskusi publik tentang pentingnya menjaga etika dalam berkomentar di media sosial, terutama dalam konteks kompetisi yang menonjolkan prestasi dan kemampuan intelektual.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Vannes Wijaya, Mahasiswa Nanyang Technological University Raih Juara di COC Season 2

Trending