Connect with us

Viral

Viral Pengunjung IKN Diduga Kena Pungli saat Mencari Lahan Parkir Diminta Rp250 Ribu

Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial.

Actress 1299250

Published

on

Viral Pengunjung Ikn Diduga Kena Pungli Saat Mencari Lahan Parkir Diminta Rp250 Ribu
Viral Pengunjung IKN Diduga Kena Pungli saat Mencari Lahan Parkir Diminta Rp250 Ribu. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@ibukotabaru

MPN Indonesia 8 Februari 2025 - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) kembali terungkap, kali ini terjadi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Sebuah unggahan di media sosial memperlihatkan seorang pengunjung yang diduga mengalami pungli saat mencari lahan parkir.

Insiden ini menjadi perbincangan hangat setelah videonya diunggah di akun Instagram @ibukotabaru pada Senin (3/2).

Kronologi Kejadian

Dalam unggahan tersebut, pengunjung mengaku diarahkan oleh petugas keamanan ke parkiran lain setelah area parkir utama penuh.

Sesampainya di lokasi, mereka disambut oleh seseorang berbaju oranye yang menawarkan jasa pengawalan ke kawasan inti IKN dengan tarif Rp250 ribu.

Ketika pengunjung mencoba menawar harga, pria tersebut marah dan menolak tawaran tersebut.

Pengunjung yang menggunakan mobil awalnya berencana memanfaatkan fasilitas bus gratis menuju area utama IKN.

Namun, ketika mereka menolak jasa pengawalan yang ditawarkan, petugas parkir tersebut diduga menunjukkan sikap tidak bersahabat dan meminta mereka mencari tempat parkir lain.

Dalam video yang beredar, pengunjung menyebut bahwa orang berbaju oranye itu mengutamakan kendaraan yang bersedia membayar biaya pengawalan.

Setelah insiden ini direkam oleh pengunjung, barulah mereka diizinkan parkir di lokasi tersebut.

Unggahan ini memicu reaksi beragam dari warganet.

Beberapa pengguna media sosial mendukung pengunjung yang mengungkap kejadian tersebut, sementara yang lain meragukan kebenaran cerita yang beredar.

Beberapa warganet bahkan mengaku pernah mengalami situasi serupa di kawasan IKN.

Respons dari Pihak Otorita IKN

Menanggapi viralnya video ini, pihak Otorita IKN memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka, @nusantarasocialculture, pada Rabu (6/2).

Alimuddin, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, menyatakan bahwa mereka telah menindaklanjuti laporan tersebut.

Baca Juga:  Dokter di Cipadu Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Pasien, Keluarga Laporkan ke Polisi

Pada Selasa (4/2), tim dari Otorita IKN turun langsung ke lokasi untuk memverifikasi kebenaran kejadian.

“Saya bersama tim turun langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran laporan tersebut,” ungkap Alimuddin.

Alimuddin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berani melaporkan dugaan pungli ini, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

“Saya mengapresiasi Mbak yang telah berani mengunggah video ini di TikTok. Berkat informasi yang cepat tersampaikan, kami dapat segera mengambil langkah tegas. Keberanian dan kepedulian masyarakat sangat berarti bagi kami dalam menjaga transparansi dan keadilan di IKN,” tambahnya.

Komitmen untuk Menindak Pelaku Pungli

Dalam pernyataannya, Alimuddin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi praktik pungli dalam bentuk apa pun. Ia berkomitmen untuk menjaga transparansi dan keadilan di kawasan IKN.

“Kami tidak akan mentoleransi pungli dalam bentuk apa pun. Fasilitas publik harus dikelola dengan jujur dan bertanggung jawab. Saya pastikan, siapa pun yang terbukti melakukan pungli akan ditindak sesuai aturan,” ujarnya.

Selain itu, pihak Otorita IKN mengucapkan terima kasih kepada akun @kaltimfolks yang turut membantu menyebarkan informasi ini sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Sinergi antara masyarakat dan pemerintah dinilai penting untuk menjaga ketertiban di kawasan IKN.

Trending