Berita
Viral! Pria di Bandung Ditangkap Usai Palak dan Aniaya Pedagang Martabak
Kronologi pemerasan terhadap Alpin Hidayat, pedagang martabak di Pameungpeuk, Bandung. Pelaku ditangkap dan menghadapi hukuman berat.
MPN Indonesia 14 Oktober 2024 - Rekaman video yang menampilkan aksi pemalakan dan penganiayaan terhadap seorang pedagang martabak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial.
Kejadian ini terjadi pada Jumat malam (11/10) di depan sebuah minimarket di daerah Langonsari, Pameungpeuk, dan telah memicu reaksi publik.
Pelaku, yang mengenakan jaket kulit hitam, mendatangi korban bernama Alpin Hidayat di kios martabak miliknya dan meminta martabak dengan cara memaksa.
Kronologi Kejadian Pemerasan dan Penganiayaan
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, mengungkapkan bahwa pelaku awalnya mendatangi kios martabak dan meminta martabak telur kepada korban.
Setelah martabak dibungkus menggunakan plastik tanpa kotak, pelaku merasa tersinggung dan marah, sehingga melayangkan kekerasan kepada pedagang tersebut.
Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku membentak dan memukul wajah korban beberapa kali.
“Telah terjadi tindak pidana pemerasan dengan ancaman yang dilakukan terhadap korban Alpin Hidayat,” jelas AKP Asep Dedi pada Minggu (13/10).
Menurutnya, kejadian ini merupakan tindak premanisme yang tidak bisa ditolerir, terutama terhadap pedagang kecil yang mencari nafkah dengan jujur.
Penangkapan dan Proses Hukum Pelaku
Setelah kejadian ini, pada Sabtu (12/10) sekitar pukul 13.00 WIB, pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Pameungpeuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku dijerat dengan pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.
Kapolsek Pameungpeuk menegaskan bahwa kasus kriminal seperti ini akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian.
“Ketika dilakukan penangkapan, para pelaku tidak melakukan perlawanan serta langsung dibawa dan diamankan oleh petugas ke Mapolsek Pameungpeuk,” ujarnya.
Proses hukum pun akan dilanjutkan untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Respons Publik Terhadap Kasus Pemerasan di Bandung
Video rekaman aksi pencurian dengan kekerasan ini memancing banyak komentar dari warganet di media sosial.
Beberapa pengguna media sosial mengungkapkan rasa geram terhadap tindakan pelaku.
“Maunya banyak duit tapi ga mau kerja berat,” tulis salah satu akun bernama @i3ra_28.
“Biar kapok hukum berat,” komentar dari akun @karlapath.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
