Connect with us

Viral

Viral! Warga Geruduk Rumah Doa Umat Kristen di Padang

Puluhan warga mendatangi rumah doa jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Kota Padang, Sumatra Barat, Minggu petang (27/7).

Logompn

Published

on

Viral! warga geruduk rumah doa umat kristen di padang
Viral! Warga Geruduk Rumah Doa Umat Kristen di Padang | Gambar: Ig/@fakta.indo

MPN Indonesia 28 Juli 2025 - Puluhan warga mendatangi rumah doa jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di RT 03 RW 09, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, Minggu petang (27/7).

Berdasarkan unggahan video Instagram @fakta.indo, aksi tersebut juga diwarnai dengan perusakan sejumlah fasilitas rumah doa.

Massa terlihat membawa balok kayu dan langsung membubarkan kegiatan ibadah yang tengah berlangsung.

Sementara itu, para jemaat yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak berlarian ketakutan.

“Ancurin, ancurin semua,” kata salah satu warga dalam video tersebut.

Tanggapan Wali Kota Padang

Menanggapi kejadian ini, Wali kota Padang Fadly Amran menyebut peristiwa tersebut sebagai akibat dari miskomunikasi antara warga dengan pihak jemaat.

Ia mengatakan bahwa pihak RW memiliki persoalan komunikasi yang turut memicu insiden tersebut.

“Kami sudah mendengar kedua belah pihak, yang sudah menyampaikan kronologi bahwa ada miskomunikasi,” kata Fadly kepada wartawan, Senin (28/7).

Fadly mengaku kejadian kekerasan seperti ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh jajaran pemerintahnya.

“Dengan insiden ini menjadi sebuah catatan kita bersama. Tentu kami berikan seluas-luasnya waktu dan pikiran untuk beliau-beliau memikirkan apa langkah yang akan ditempuh,” ujar Fadly.

Polisi akan Tindak Tegas Pelaku

Sementara itu, Wakapolda Sumatra Barat Brigjen Solihin menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menangani kejadian tersebut.

Polisi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) setelah insiden berlangsung.

“Setelah kejadian kita langsung ke lokasi dan mengamankan TKP. Anggota di lapangan sedang bekerja dan semua sudah aman dan tidak ada lagi yang bertindak anarkis,” kata Solihin kepada wartawan pada Senin (28/7).

Baca Juga:  KPK Geledah Kemenkes terkait Dugaan Suap Proyek RSUD Kolaka Timur

Solihin juga menekankan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait korban luka maupun pengaduan dari pihak yang dirugikan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat hukum.

“Siapa yang berbuat, dia akan bertanggung jawab,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending