Connect with us

Viral

Wali Kota Palembang Minta Maaf di Video Klarifikasi Willie Salim

Wali Kota Ratu Dewa telah meminta maaf usai kontroversi aksi memasak 200 kg rendang oleh Willie Salim di Palembang.

Logompn

Published

on

Wali kota palembang minta maaf di video klarifikasi willie salim
Wali Kota Ratu Dewa meminta maaf ditengah kontroversi rendang 200 kg oleh Willie Salim di Palembang. Gambar : Instagram/@willie27_/@ratudewa

MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Kontroversi aksi memasak 200 kilogram rendang oleh konten kreator Willie Salim di Palembang masih menjadi perbincangan. 

Setelah kejadian yang memicu berbagai tanggapan di media sosial, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan permintaan maaf. Namun, pernyataan tersebut justru menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet.

Dalam unggahan di media sosial, Ratu Dewa menuliskan permintaan maafnya kepada Willie Salim.

“Dengan segala kerendahan hati, saya mewakili minta maaf ya, Mas. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” tulis Ratu Dewa dari Instagram pribadinya, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (25/3).

Willie Salim menanggapi pernyataan tersebut dengan santai. “Bapak Wali Kota, nggak apa-apa pak. Santai aja,” balasnya.

Unggahan ini kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapat beragam respons. Sebagian warganet mempertanyakan alasan Wali Kota meminta maaf, sementara yang lain menyoroti bahwa pernyataan tersebut dibuat sebelum dugaan insiden “rendang hilang” dianggap sebagai settingan.

Klarifikasi Willie Salim dan Sikap Ratu Dewa

Setelah berbagai kritik dan spekulasi muncul, Willie Salim akhirnya mengunggah video klarifikasi untuk menjelaskan situasi yang terjadi. 

Dalam video tersebut, Willie meminta maaf kepada warga Palembang dan mengakui bahwa kejadian ini telah memicu narasi negatif.

“Saya minta maaf untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian viral rendang ini,” ujar Willie dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (25/3).

Willie Salim menambahkan bahwa insiden tersebut merupakan kesalahannya sendiri karena kurangnya persiapan dalam mengatur acara.

Baca Juga:  Disambut Ondel-ondel saat Baru Tiba di Jakarta, Netizen: Mariah Carey Aslinya Orang Kebayoran

“Banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang. Jujur, ini bukan kesalahan warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan,” jelasnya.

Di sisi lain, Ratu Dewa juga meminta Willie Salim untuk memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut.

“Kami minta yang bersangkutan untuk klarifikasi, tabayun dengan kondisi yang ada dan yang sebenarnya terjadi, jangan sampai ada kesalahpahaman atau hal-hal yang berdampak negatif,” ujar Ratu Dewa pada (22/3).

Menurutnya, tidak ada larangan bagi konten kreator untuk membuat konten berbagi, tetapi sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih baik dan terencana.

Polemik di Media Sosial dan Potensi Tindakan Hukum

Kontroversi ini semakin meluas setelah banyak warganet mempertanyakan apakah insiden hilangnya rendang 200 kilogram benar-benar terjadi atau hanya bagian dari strategi konten. 

Beberapa pihak menilai kurangnya pengamanan dalam acara tersebut sebagai penyebab utama kejadian ini.

Seorang influencer dari Palembang, Achmad Fuadi, bahkan menyatakan rencana pelaporan terhadap Willie Salim ke pihak kepolisian.

“Kepada para Tiktoker dan konten kreator serta selebgram yang ada di Kota Palembang, bahwa pada hari Senin tanggal 24 Maret 2025, kita akan melaporkan konten kreator yang bernama Willie Salim dan sekaligus dialog bersama Kapolresta Kota Palembang,” ungkapnya.

Saat ini, kontroversi mengenai insiden ini masih terus berkembang, dengan berbagai pihak memberikan pandangan berbeda terkait kejadian di Benteng Kuto Besak pada (18/3).

Harapan ke Depan bagi Konten Kreator

Ratu Dewa menekankan pentingnya konten kreator memahami dampak dari konten yang mereka buat terhadap masyarakat dan citra suatu daerah.

“Kami harap ke depannya para konten kreator bisa lebih memahami konteks dan dampak dari tayangan yang diunggah, dan kejadian serupa tidak terjadi lagi,” katanya.

Baca Juga:  Tak Seperti Agnez Mo, Ari Bias Ungkap Kris Dayanti dan Reza Artamevia Mau Bayar Royalti Lagu

(AKM/NID/RAD)

Trending