Connect with us

Berita

Warga Serbu Lowongan Kerja PPSU di Balai Kota Jakarta, dari S1 hingga Ibu Rumah Tangga

Gedung Balaikota Jakarta masih dipadati puluhan orang yang menyerahkan form lamaran kerja sebagai petugas PPSU, Kamis (24/4).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 25t115803.261
Situasi di Gedung Balaikota Jakarta saat warga serahkan form lamaran kerja petugas PPSU, Kamis (24/4) | Gambar: MPN Indonesia/Syarif

MPN Indonesia 25 April 2025 - Hingga Kamis siang (24/4), Gedung Balai Kota Jakarta masih dipadati puluhan orang yang ingin menyerahkan langsung form lamaran kerja sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Mereka yang datang dari berbagai latar belakang seperti ibu rumah tangga hingga lulusan sarjana berharap proses perekrutan ppsu bisa berjalan terbuka dan transparan.

Kisah Pelamar Lulusan Sarjana

Salah seorang pelamar, Septi, merupakan lulusan S1 Manajemen Ekonomi. Ia memilih untuk melamar pekerjaan sebagai petugas PPSU karena belum mendapatkan kepastian dari lamaran kerja sebelumnya.

“Saya lulusan S1 Manajemen, pertama saya sudah melamar ke mana saja, swasta maupun negeri saya sudah berusaha, tapi selagi ada peluang dan kesempatan saya tetap untuk apply kerjaan di mana saja,” ujar Septi kepada MPN Indonesia saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, informasi mengenai pembukaan lamaran PPSU ia dapatkan melalui media sosial dan berita online.

Septi mengatakan saat ini ia aktif bekerja secara lepas (freelance) untuk menambah pengalaman kerja sembari menunggu peluang kerja tetap.

Ia bercerita saat melamar kerja dirinya kebanyakan hanya lolos sampai tahap wawancara.

“Pertama awalnya untuk tes psikotes mentok-mentok di-interview dan belum ada panggilan lagi,” jelasnya.

Ibu Rumah Tangga Juga Turut Mendaftar

Tak hanya lulusan sarjana, kalangan ibu rumah tangga juga menunjukkan ketertarikan terhadap posisi PPSU.

Salah satunya adalah Mardevi, yang datang menyerahkan berkas lamaran ke Balai Kota Jakarta.

Dalam keterangannya kepada MPN Indonesia, Mardevi menyatakan motivasinya bekerja adalah untuk membantu membiayai kuliah anaknya di tengah kondisi suami yang telah pensiun.

Baca Juga:  Usai Kisahnya Viral, Kini Nisa Dapat Tawaran Pendidikan Pramugari Gratis!

“Karena untuk membiayain anak saya yang kuliah, suami saya pensiun nggak ada modalnya. Alhamdulillah, ya mudah-mudahan, bismillah,” ujar Mardevi kepada MPN Indonesia.

Harapan Para Pelamar

Dengan kuota yang terbatas, yaitu hanya 1.100 orang, para pelamar menyampaikan harapan besar agar proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.

Baik mereka yang berasal dari latar belakang pendidikan tinggi maupun ibu rumah tangga, sama-sama berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja sebagai bagian dari PPSU.

“Kita berharap semoga prosesnya bisa terbuka dan transparan dan bisa langsung kerja aja sih,” kata Septi.

(SYA/NID/RAD)

Trending