Connect with us

Entertainment

Dewi Perssik Dihujat karena Nyanyi Garam dan Madu, Netizen: Ga Enak Banget, Remedial

Dewi Perssik membawakan ulang lagu viral ‘Garam dan Madu’ dengan gaya dangdut khasnya, menuai beragam respons netizen. Pro kontra warnai penampilannya.

Pexels photo

Published

on

Dewi Perssik Dihujat Karena Nyanyi Garam Dan Madu, Netizen Ga Enak Banget, Remedial
Dewi Perssik Dihujat karena Nyanyi Garam dan Madu, Netizen Ga Enak Banget, Remedial. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTik/@dewiperssik_real

MPN Indonesia 21 Februari 2025 - Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah membawakan lagu Garam dan Madu yang tengah viral.

Lagu yang dipopulerkan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla ini semakin dikenal setelah banyak penyanyi meng-cover dengan berbagai versi.

Namun, saat Dewi Perssik membawakan ulang lagu tersebut dengan gaya dangdut khasnya, respons netizen pun beragam.

Melalui akun media sosialnya, Dewi Perssik menyanyikan potongan lagu tersebut dengan teknik cengkok dangdut yang kuat.

Sayangnya, cara bernyanyinya justru menuai banyak komentar negatif.

Sejumlah warganet menilai suaranya terdengar berbeda dari versi asli dan dianggap kurang cocok untuk lagu tersebut.

Netizen Soroti Gaya Bernyanyi Dewi Perssik

Sejumlah netizen mengkritik penggunaan cengkok dan vibrasi suara yang menurut mereka terlalu berlebihan.

Beberapa bahkan menyebut bahwa teknik bernyanyi Dewi Perssik membuat lagu kehilangan nuansa aslinya.

“Nggak enak say, terlalu banyak vibranya,” tulis salah satu netizen @rizaaprima********, seperti dikutip tim Redaksi MPN Indonesia, melalui TikTok resmi @dewiperssik_real, pada Minggu (16/2).

Komentar lain berbunyi, “Enak banget pas bagian diem nya,” tulis netizen @kentang*****.

“Engga enak banget, remedial,” ungkap netizen @sweet*****, menyoroti pembawaan ulang cover lagu yang lebih bagus lagi dari yang sebelumnya.

Namun, tidak semua komentar bersifat negatif. Sebagian netizen justru mengapresiasi keberanian Dewi Perssik dalam memberikan warna baru pada lagu Garam dan Madu.

Mereka menilai teknik dangdut yang digunakan justru menunjukkan ciri khasnya sebagai penyanyi dangdut senior.

“Sebenarnya suaranya keren, hatiku aja yang busuk Mbak Dewi,” tulis seorang pengguna media sosial @kuba**.

Baca Juga:  Suka Memerankan Karakter Poligami, Fedi Nuril Tak Sangka Julukan 'Poligami' sampai ke Malaysia

Komentar lain menyebut, “Plis seenak ini masa dibilang enggak enak sih, semangat kak Dewi Perssik,” tambah netizen @zui***.

Dewi Perssik Menanggapi Kritik Netizen

Mengetahui banyaknya komentar terhadap caranya bernyanyi, Dewi Perssik pun memberikan tanggapannya.

Ia mengaku bingung dengan reaksi netizen yang mengkritik tekniknya yang berbeda dari versi asli.

“Di TikTok kenapa orang bully aku, ya? Aku juga bingung kenapa sih? Maksudnya itu, kan, memang ngedangdutin, ada yang beda, karena nggak mungkin aku nge-pop atau jadi orang lain, versi aku memang dangdut,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di Gedung Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, dilansir dari Insertlive pada Selasa (18/2).

Ia juga mempertanyakan apakah kritik tersebut muncul karena unggahannya tidak disertai keterangan.

“Apa mungkin karena aku nggak taro caption?” tambahnya.

Selain itu, ia juga merespons komentar yang menyebut teknik bernyanyinya berlebihan dengan candaan.

Salah satu netizen menyoroti vibrasi suaranya, dan Dewi Perssik pun menanggapi, “Cengkok say, bedakan cengkok dengan dangdut wkwkwk.”

Meski mendapat banyak kritik, Dewi Perssik mengaku tidak merasa kesal. Baginya, pro dan kontra adalah hal yang wajar dalam dunia hiburan.

“Nggak (kesal), justru itu menarik untuk kita seniman. Aku, kan, seniman, pro dan kontra itu sesuatu yang wajar. Sampai menjadi pro kontra berarti, kan, menjadi perbincangan orang,” pungkasnya.

Popularitas Garam dan Madu dan Berbagai Versi Cover

Lagu Garam dan Madu tengah menjadi fenomena di media sosial berkat perpaduan unik antara hip-hop dan dangdut koplo.

Tidak hanya itu, liriknya yang mencampurkan tiga bahasa—Indonesia, Inggris, dan Jawa—juga menarik perhatian banyak pendengar.

Popularitas lagu ini membuat banyak penyanyi mencoba meng-cover dengan gaya masing-masing.

Baca Juga:  Ayah Irish Bella, Johan de Buele Tutup Usia di Belgia

Beberapa mengikuti versi asli, sementara yang lain melakukan improvisasi, seperti yang dilakukan Dewi Perssik.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, kehadiran berbagai versi cover dari lagu Garam dan Madu semakin meningkatkan popularitas lagu tersebut di industri musik Tanah Air.

Hal ini menunjukkan bahwa variasi dalam bermusik tetap menjadi bagian dari kreativitas para penyanyi, termasuk Dewi Perssik yang tetap konsisten dengan gaya dangdutnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending