Film
5 Permainan Khas Lebaran untuk Mengisi Waktu Bareng Keluarga
Rayakan Idulfitri dengan permainan tradisional khas lebaran seperti kelereng, engklek, congklak, ular naga panjang, hingga meriam karbit untuk mempererat kebersamaan keluarga.
MPN Indonesia 1 April 2025 - Saat Hari Raya Idulfitri, banyak keluarga mencari cara untuk mengisi waktu bersama di sela-sela aktivitas silaturahmi.
Salah satu kegiatan yang dapat mempererat kebersamaan adalah bermain permainan tradisional khas lebaran.
Permainan ini tidak hanya membawa nostalgia, tetapi juga dapat menjadi alternatif hiburan di tengah momen berkumpul.
5 Permainan Khas Lebaran
Berdasarkan rekomendasi dari tim Redaksi MPN Indonesia, berikut lima permainan tradisional yang kerap dimainkan saat Idulfitri untuk mengisi waktu luang bersama keluarga:
Permainan Kelereng: Seru di Dalam dan Luar Ruangan
Permainan kelereng menjadi pilihan yang mudah dimainkan baik di dalam maupun luar ruangan.
Kegiatan ini dimulai dengan membuat lintasan berupa garis atau kotak pada permukaan tanah.
Setiap pemain menyusun sejumlah kelereng dan secara bergiliran menyentilnya dari jarak yang telah disepakati.
Pemain yang berhasil mengeluarkan kelereng lawan dari lintasan berhak memilikinya.
Permainan ini memerlukan ketelitian dan strategi, serta dapat dimainkan oleh segala usia, menjadikannya favorit saat momen lebaran.
Engklek: Latihan Keseimbangan yang Menghibur
Engklek adalah permainan yang dapat dimainkan di halaman rumah atau lahan kosong dengan membuat petak-petak menggunakan kapur.
Umumnya, permainan ini dimulai dengan melempar koin atau batu kecil ke salah satu kotak, lalu pemain melompat pada kotak tersebut dengan satu kaki.
Petak permainan bisa berbentuk huruf L, kincir angin, atau bentuk lainnya sesuai kesepakatan.
Engklek tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih koordinasi motorik dan keseimbangan tubuh anak-anak.
Di beberapa wilayah, permainan ini menjadi bagian dari kegiatan ngabuburit menjelang buka puasa selama bulan Ramadan, termasuk saat libur Idulfitri.
Congklak: Strategi dan Kesabaran dalam Satu Permainan
Permainan congklak atau dakon merupakan permainan yang umum dimainkan oleh dua orang menggunakan papan berlubang dan biji congklak.
Permainan dimulai dengan mengambil biji dari salah satu lubang, kemudian mendistribusikannya satu per satu ke lubang lain secara berurutan.
Pemain harus memastikan setiap lubang mendapatkan biji secara merata dan tidak terlewat.
Pemenang ditentukan dari jumlah biji terbanyak yang berhasil dikumpulkan di lubang miliknya.
Permainan ini kerap menjadi pilihan saat bersantai di rumah selama Idulfitri karena dapat dilakukan tanpa banyak peralatan tambahan.
Ular Naga Panjang: Seru untuk Banyak Orang
Permainan ular naga panjang melibatkan banyak peserta dan biasanya dimainkan oleh minimal tujuh orang.
Dua pemain menjadi penjaga dan berdiri saling berhadapan membentuk terowongan dengan tangan mereka, sementara pemain lainnya berjalan melewati terowongan sambil menyanyikan lagu “Ular Naga Panjang.”
Ketika lagu selesai, salah satu pemain akan ditangkap dan dikeluarkan dari barisan. Permainan berlanjut hingga semua pemain tertangkap.
Dinamika dan interaksi yang tinggi membuat permainan ini cocok untuk menghidupkan suasana kebersamaan saat lebaran.
Meriam Karbit: Tradisi dengan Suara Dentuman Khas
Meriam karbit atau meriam bambu merupakan permainan tradisional yang populer di berbagai daerah saat lebaran.
Alat yang digunakan berupa bambu besar dengan satu sisi dilubangi untuk memasukkan kalsium karbida.
Lubang tersebut kemudian disulut dengan api menggunakan kayu yang telah dibalut kain dan dicelup ke minyak tanah.
Permainan ini menghasilkan suara dentuman keras dan sering dimainkan pada sore hari.
Di beberapa wilayah, permainan ini dikenal dengan nama yang berbeda seperti meriam betung, bedil bambu, atau tet beude trieng.
Walau menghibur, permainan ini memerlukan pengawasan ketat karena melibatkan api dan bahan kimia.
Tradisi dan Kebersamaan di Momen Idulfitri
Permainan tradisional menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Idulfitri di berbagai daerah di Indonesia.
Selain permainan di atas, masih banyak bentuk hiburan lain yang dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan keluarga dan masyarakat saat lebaran, seperti cublak-cublak suweng dan layang-layang.
Melalui permainan ini, suasana kebersamaan di Hari Raya Idulfitri dapat tercipta lebih hangat dan meriah, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Momen berkumpul keluarga saat lebaran pun menjadi lebih bermakna dengan kegiatan yang melibatkan interaksi langsung.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
