Selebriti
DJ Bravy Akui Pernah Masuk Islam tapi Keluar Lagi
Pengakuan DJ Bravy soal pengalaman masuk Islam dan ketertarikannya mempelajari berbagai agama.
MPN Indonesia 12 April 2026 - DJ Bravy mengungkapkan bahwa dirinya pernah masuk Islam namun kemudian kembali ke keyakinan semula.
Pengakuan tersebut disampaikan dalam acara Marapthon pada Minggu (5/4).
Bravy menjelaskan bahwa keputusannya mempelajari Islam dipengaruhi oleh hubungan asmara yang dijalaninya dengan mantan kekasih yang beragama Islam.
Bravy mengungkap bahwa proses tersebut terjadi beberapa kali dan tidak dijalani secara mendalam.
“Gue udah login, Cong, gue login berkali-kali, gue login-logout guys,” ujarnya dengan nada santai, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube ybrap pada Minggu (12/4).
Pernyataan itu menggambarkan bahwa dirinya mencoba memeluk Islam, namun tidak berlanjut ke tahap yang serius.
Bravy menceritakan bahwa ia diminta mengucapkan syahadat oleh mantan kekasihnya saat masih menjalin hubungan.
“Pernah (masuk Islam), cuma masuk Islamnya nggak sampai ngaji, nggak sampe salat. Mantan gue dulu Islam soalnya, lama gue pacaran sama mantan gue islam tuh,” katanya.
Ia bahkan menirukan kembali momen tersebut saat mantan pacarnya meminta dia untuk syahadat.
“‘Coba kamu syahadat, syahadat’, Asyhadu Alla ilaha illallah, terus apa lagi, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah, ” ujarnya.
Bravy: Gue Sebutnya Belajar
Bravy menegaskan bahwa pengalamannya lebih tepat disebut sebagai proses belajar dibandingkan perpindahan keyakinan secara menyeluruh.
Ia menyatakan memiliki ketertarikan besar untuk mempelajari berbagai agama guna memahami nilai-nilai spiritual secara lebih luas.
“Gue sebutnya belajar ya. Karena gue suka mempelajari semua agama, termasuk Hindu, Buddha, Kristen Protestan, Katolik, Islam,” ujarnya.
Menurut Bravy, setelah mempelajari Islam dan berdiskusi mengenai ajarannya, ia menemukan adanya kesamaan nilai dengan agama Kristen yang dianutnya saat ini.
Ia menjelaskan bahwa perbedaan utama terletak pada sosok nabi, sementara ajaran tentang Tuhan dan kebaikan memiliki banyak kesamaan.
“Sebenernya yang membedakan adalah nabinya, setahu gue ya, nabi terakhir itu Nabi Muhammad, Isa itu Yesus kan,” jelasnya.
“Memang iya, Tuhannya cuma satu, memang nabinya berbeda. Jadi perayaannya mirip-mirip, Tuhannya pun mirip-mirip, ceritanya mirip-mirip,” tuturnya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
