Connect with us

Entertainment

Hanni NewJeans Nangis Usai Bongkar Bullying di Hybe, CEO ADOR Kesulitan Temukan Bukti

Hanni, anggota NewJeans, memberikan kesaksian mengenai dugaan perundungan di agensi HYBE.

Adinda

Published

on

Hanni NewJeans Nangis Usai Bongkar Bullying di Hybe, CEO ADOR Kesulitan Temukan Bukti
Hanni NewJeans. Gambar : Instagram/@newjeans_official

MPN Indonesia 16 Oktober 2024 - Pada Selasa, (15/10), Hanni, anggota grup NewJeans, hadir di hadapan Komite Lingkungan dan Tenaga Kerja Majelis Nasional Korea Selatan untuk memberikan kesaksian mengenai dugaan bullying yang ia alami di lingkungan kerjanya di bawah naungan agensi HYBE.

Kesaksian ini menyoroti pengalaman pribadi yang diungkapkan Hanni terkait perlakuan manajer di agensinya yang diduga tidak adil dan cenderung mengabaikan artis, serta respons manajemen dalam menangani masalah tersebut.

Pengakuan Hanni Tentang Situasi Tidak Nyaman di Agensi

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan, “Kita semua manusia. Saya pikir banyak orang melupakan itu,” ketika menyinggung perlakuan yang ia terima di tempat kerjanya.

Hanni NewJeans menegaskan bahwa perjanjian kontrak antara artis dan manajemen, meski berbeda dari kontrak pekerja biasa, tidak seharusnya mengurangi rasa hormat dan perlakuan yang layak.

Siaran Langsung yang Membuka Kasus Ini ke Publik

Kesaksian Hanni pertama kali muncul melalui siaran langsung pada (11/9), di mana ia mengungkapkan adanya dugaan perundungan di tempat kerja oleh seorang manajer.

Dalam siaran tersebut, Hanni menyebutkan bahwa manajer itu memerintahkan artis lain dalam grup untuk mengabaikannya.

Hanni menilai bahwa meskipun sulit untuk dijelaskan secara langsung, lingkungan tersebut memberikan tekanan emosional yang berat bagi orang-orang yang bekerja di sana.

Kritik terhadap Tanggapan CEO ADOR

Hanni juga menyampaikan kritik terhadap tanggapan Kim Ju-young, CEO baru ADOR, label yang berada di bawah HYBE dan bertanggung jawab atas kesejahteraan artis.

Menurutnya, insiden perundungan tersebut telah ia laporkan kepada Kim pada Agustus 2024, namun ia merasa tidak mendapatkan tanggapan memadai dari pihak manajemen.

Minimnya Perlindungan dan Pengabaian dari Staf Senior HYBE

Baca Juga:  Uya Kuya Klarifikasi usai Banyak Beredar Narasi Hoaks soal Tanggapannya terkait Gaji DPR

Dalam kesaksiannya, Hanni mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya perlindungan yang diberikan manajemen, terutama ketika ia merasa tidak dihormati oleh staf senior di HYBE yang kerap mengabaikan sapaannya sejak awal kariernya.

Ia berharap perusahaan dapat mengambil langkah konkret untuk mencegah terjadinya perundungan serupa terhadap artis-artis.

Pernyataan Kim Ju-young Terkait Investigasi Manajer Terduga Pelaku

Kim Ju-young, yang turut hadir dalam sidang tersebut, memberikan tanggapannya atas tuduhan tersebut.

Menurut Kim, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap manajer yang diduga melakukan perundungan dengan berkonsultasi kepada staf di label.

Kim menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti yang cukup kuat untuk mendukung klaim Hanni, meski sudah melakukan berbagai upaya, termasuk memeriksa rekaman pengawasan.

Kendala Data dan Janji Pengetatan Peraturan Internal

Kim mengakui bahwa upaya untuk memperoleh rekaman CCTV yang relevan terhambat karena data tersebut sudah terhapus sesuai kebijakan penyimpanan.

“Saya telah melakukan langkah-langkah terbaik, termasuk menanyakan apakah rekaman dapat dipulihkan,” ujar Kim.

Ia juga menyatakan penyesalannya atas tidak ditemukannya bukti yang cukup untuk memperkuat klaim Hanni serta mengungkapkan niat untuk memperketat peraturan internal guna mencegah kejadian serupa.

Insiden Festival Universitas Busan

Dalam sesi kesaksian ini, Hanni juga menceritakan kronologi kejadian yang terjadi saat Festival Universitas Busan, di mana seorang manajer perempuan agensi diduga sengaja meminta orang lain untuk mengabaikannya, meski mereka sempat berpapasan di lorong gedung.

“Manajer tersebut melakukan kontak mata dengan saya dan mengatakan kepada anggota lain, ‘abaikan saja dia’,” ungkap Hanni.

Tekanan Emosional yang Dialami Hanni Sejak Awal Karier

Selain itu, Hanni menyampaikan bahwa kejadian seperti ini bukan kali pertama dialaminya.

Ia merasa kerap diabaikan oleh beberapa staf senior di HYBE yang tidak pernah membalas sapaannya.

Baca Juga:  Maling Motor di Depok Dikejar Emak-emak, Pelaku Bawa Senjata Mainan untuk Nakutin Korban

Trending