Connect with us

Selebriti

Haykal Kamil Tak Izinkan Anak Zaskia Adya Mecca Terlibat jadi Saksi Kasus Pemukulan Karyawan

Haykal Kamil menolak pertimbangan penyidik untuk memanggil keponakannya, Kala sebagai saksi dalam kasus pemukulan terhadap karyawan Zaskia Adya Mecca, Faisal.

Logompn

Published

on

Haykal kamil larang anak zaskia adya mecca buat jadi saksi dalam kasus pemukulan karyawan
Haykal Kamil Larang Anak Zaskia Adya Mecca Buat jadi Saksi dalam Kasus Pemukulan Karyawan | Gambar: Instagram/@haykalkamil

MPN Indonesia 28 September 2025 - Haykal Kamil menerima amanah dari sang kakak, Zaskia Adya Mecca untuk mendampingi karyawan mereka, Faisal yang menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota TNI.

Proses hukum terkait kasus kriminal ini masih berlangsung dan melibatkan sejumlah saksi, bahkan penyidik sempat mempertimbangkan untuk memanggil Kala Madali Bramantyo, keponakan Haykal, sebagai saksi.

Namun, permintaan tersebut tidak disetujui oleh keluarga.

“Kemarin juga sempat ngobrol apakah Kala juga akan jadi salah satu saksi yang dipanggil, cuma dari kami bilang, ‘ya sebisa mungkin enggak usah lah ya‘,” kata Haykal saat ditemui awak media di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Kamis (25/9).

Tolak Pemanggilan Saksi di Bawah Umur

Haykal menyampaikan bahwa Faisal telah menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi korban. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Denpom Jaya-2 Cijantung, Jakarta Timur untuk kepentingan penyidikan.

“Karena memang ini berbeda instansi, maka akan ada proses pemeriksaan lagilah, begitu ya,” ujar Haykal

Selain Faisal, sejumlah saksi lain juga telah diperiksa oleh pihak penyidik dalam rangka mendalami peristiwa penganiayaan yang menimpa Faisal.

Namun, terkait pertimbangan untuk menghadirkan Kala sebagai saksi, keluarga mereka menolaknya.

Haykal menekankan bahwa keputusan tersebut diambil untuk melindungi kondisi psikologis Kala yang masih di bawah umur dan sedang menjalani konsultasi rutin ke psikolog.

Ia mengkhawatirkan bahwa pelibatan dalam proses hukum yang terbuka akan menambah beban emosional sang anak.

“Karena ini kan juga masih anak-anak di bawah umur dan kebetulan itu kan cukup ramai. Jadi mungkin banyak alternatif yang bisa menjadi saksi,” jelasnya.

Baca Juga:  Kisah Heroik Satpam Masjid di AS Selamatkan Nyawa Jemaah saat Ada Penembakan Massal

Haykal Sebut Alat Bukti sudah Cukup

Haykal menilai bahwa proses hukum sudah memiliki bukti yang cukup untuk melanjutkan penyidikan tanpa harus melibatkan anak-anak sebagai saksi.

Ia menyebutkan sejumlah alat bukti yang sudah tersedia dalam perkara ini, yakni CCTV dari lokasi kejadian, keterangan saksi lain yang sudah diperiksa, serta helm milik korban yang juga dijadikan barang bukti.

“Toh juga di sana sudah ada, setahu saya kan harus ada minimum dua alat bukti ya, dan sudah ada CCTV, terus sudah ada saksi, sudah ada helmnya juga, jadi sudah cukuplah harusnya untuk menjadi bukti dari peristiwa apa yang terjadi,” tuturnya.

Sampai saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan belum ada informasi lanjutan mengenai identitas oknum TNI yang terlibat ataupun perkembangan terkait kasus pemukulan terhadap Faisal.

(ELG/NID/RAD)

Trending