Connect with us

Entertainment

Pak Tarno Tetap Bekerja Meski Stroke, Anak Laporkan Sosok ‘S’ terkait Dugaan Eksploitasi

Nurma, anak pesulap Pak Tarno, melaporkan dugaan eksploitasi terhadap ayahnya yang sedang pemulihan dari stroke ke Polda Metro Jaya.

Pexels photo

Published

on

Pak Tarno Tetap Bekerja Meski Stroke, Anak Laporkan Sosok 'S' terkait Dugaan Eksploitasi
Pak Tarno Tetap Bekerja Meski Stroke, Anak Laporkan Sosok 'S' terkait Dugaan Eksploitasi. Gambar: Suara.com

MPN Indonesia 22 Januari 2025 - Nurma, salah satu anak pesulap kondang Pak Tarno, resmi melaporkan seseorang berinisial S ke Polda Metro Jaya atas dugaan eksploitasi terhadap sang ayah yang saat ini sedang menjalani pemulihan dari stroke.

Laporan tersebut kini berada pada tahap awal sembari menunggu bukti tambahan dari pihak keluarga.

Dugaan Eksploitasi di Tengah Kondisi Stroke

Pak Tarno kini tengah menghadapi penurunan kesehatan akibat stroke.

Meski demikian, ia tetap terlihat aktif bekerja, termasuk dengan berjualan ikan cupang dan menerima berbagai pekerjaan lainnya.

“Alasan buat laporan sebagai anak melihat kondisi bapak semakin ke sini bapak semakin banyak banget jobnya, saya khawatir kondisi bapak malah semakin drop. Apalagi dengar bapak tanggal 25 mau ke Surabaya lagi, itu yang bikin saya sebagai anak merasa khawatir. Makanya sebelum itu terjadi saya harus segera bikin laporan supaya bapak tidak berlanjut, apa lagi kondisi bapak kan sudah mulai membaik,” ungkap Nurma saat ditemui pada Selasa (21/1).

Nurma menyebut bahwa S, yang dikenal sebagai manajer sekaligus asisten sang ayah, diduga memaksa Pak Tarno untuk terus bekerja meski kondisinya tidak memungkinkan.

Menurut Nurma, tindakan tersebut merupakan bentuk eksploitasi, mengingat ayahnya kini harus menggunakan kursi roda untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Proses Hukum

Didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Luthfie, Nurma menyampaikan bahwa laporan dugaan eksploitasi ini telah diterima pihak kepolisian.

Namun, proses hukum masih membutuhkan kelengkapan bukti agar dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Tadi sudah koordinasi dengan pihak kepolisian Metro Jaya untuk laporannya diterima cuma prosesnya masih menunggu karena perlu beberapa hal untuk mendukung bukti-bukti,” jelas Luthfie.

Baca Juga:  Denny Sumargo Bantah Tuduhan Jadi Buzzer dan Terima Rp150 Juta

Meski belum menyebut nama secara resmi, Nurma menegaskan bahwa S, yang selama ini dikenal sebagai manajer Pak Tarno, memiliki peran besar dalam mendorong sang ayah untuk tetap bekerja di tengah kondisi kesehatannya.

Ketika nama Slamet, yang disebut sebagai manajer Pak Tarno, muncul dalam pembicaraan, pihak keluarga memilih untuk tidak memberikan tanggapan lebih lanjut, mengingat status hukum S masih sebatas terduga.

Kondisi Pak Tarno

Kesehatan Pak Tarno yang semakin menurun turut memicu perhatian publik dan rekan-rekan sesama artis.

Beberapa waktu lalu, ia sempat menjadi sorotan di media sosial setelah terlihat berdagang mainan dan ikan cupang di depan rumahnya.

Sebagai bentuk kepedulian, YouTuber Willie Salim memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pengobatan serta sewa tempat usaha bagi Pak Tarno.

Meski kondisi kesehatannya masih belum sepenuhnya pulih, kabar terbaru menyebut bahwa Pak Tarno menunjukkan perkembangan positif.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Panji Petualang, ia terlihat mulai bisa berdiri dan berjalan perlahan tanpa menggunakan kursi roda.

“Alhamdulillah, Pak Tarno merasa lebih ringan untuk berjalan,” ujar Slamet, yang juga memastikan terapi lanjutan akan dilakukan di Purwakarta untuk menunjang pemulihan.

Harapan Keluarga untuk Masa Pak Tarno

Keluarga berharap proses hukum atas dugaan eksploitasi ini dapat segera mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi Pak Tarno.

Mereka juga ingin memastikan bahwa kesehatan sang pesulap menjadi prioritas utama.

“Bapak masih butuh istirahat dan penanganan medis. Sebagai anak, saya ingin memastikan kondisi bapak tidak semakin drop,” pungkas Nurma.

Trending