Connect with us

Selebriti

Sarwendah Hadir di Polda Metro Jaya terkait Laporan Ruben Onsu soal Fitnah Anak

Sarwendah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi korban dalam kasus dugaan fitnah terhadap anak-anaknya.

Logompn

Published

on

Sarwendah Hadir di Polda Metro Jaya terkait Laporan Ruben Onsu soal Fitnah Anak
Sarwendah. Gambar: Instagram/@sarwendah29.

MPN Indonesia 1 Februari 2026 - Sarwendah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (30/1) terkait laporan yang diajukan Ruben Onsu mengenai dugaan fitnah terhadap anak-anak mereka.

Kehadiran Sarwendah di kepolisian dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi korban atas laporan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi tidak benar yang beredar melalui media sosial.

Perkara ini berkaitan dengan isu yang menyebutkan bahwa Ruben Onsu bukan ayah kandung dari Thalia dan Thania. Kasus ini bermula dari unggahan media sosial akun TikTok @vina.run.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sarwendah datang didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu.

Sarwendah: Lumayan Deg-degan

Usai menjalani pemeriksaan, Sarwendah mengaku merasa gugup karena baru pertama kali hadir di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

Namun, ia menegaskan kehadirannya dilakukan demi kepentingan anak-anaknya.

“Jujur ini pertama kalinya aku ke sini, jadi aku lumayan deg-degan sebenarnya. Tapi ya untuk anak, apa pun (dilakukan),” ujar Sarwendah di Polda Metro Jaya pada Jumat (30/1).

Dalam pemeriksaan itu, Sarwendah dimintai keterangan terkait unggahan akun yang dilaporkan Ruben Onsu, termasuk apakah ia mengenal atau memiliki hubungan dengan pemilik akun tersebut.

Menjawab pertanyaan penyidik, Sarwendah menegaskan tidak mengetahui identitas pihak di balik akun tersebut.

“Enggak tahu, siapa pun kehadiran orang itu, manusia itu, enggak tahu,” jelas Sarwendah.

Sarwendah juga menyampaikan pandangannya terkait langkah hukum yang ditempuh Ruben Onsu dengan membawa perkara ini ke ranah hukum.

Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan agar isu yang tidak benar mengenai anak-anak mereka tidak terus berkembang.

“Lama-lama kan capek juga ya kalau diomongin terus. Jadi kayaknya harus ada tindakan nyata supaya hoaks itu tidak makin berkembang,” ujar Sarwendah.

Baca Juga:  Respons Sarwendah soal Ruben Onsu Absen di Sidang Mediasi: Ini Masalah Persidangan, Bukan Perasaan

Kuasa Hukum: Kami Tidak akan Semudah Itu Memaafkan

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan pihaknya tidak serta-merta memberikan maaf atas tindakan yang dinilai menyerang anak-anak kliennya.

Ia menyebut serangan melalui media sosial bukan kali pertama terjadi.

“Kami tidak akan semudah itu untuk memaafkan. Kita harus lihat tindakan nyatanya juga, jangan dibilang memaafkan lalu mengulangi lagi, kan kita nggak tahu,” ujar Chris Sam Siwu.

Chris juga menjelaskan bahwa Sarwendah hadir memenuhi panggilan penyidik dengan membawa bukti-bukti untuk memperkuat laporan tersebut.

“Jadi kita serahkan bukti-bukti bahwa memang anak itu adalah memang anak dari klien kami (anak berinisial T),” ujar Chris.

Terkait pelaku, pihak kepolisian disebut telah menyita akun yang dilaporkan dan masih melakukan penyelidikan lanjutan.

Chris menyampaikan informasi yang diterima timnya mengenai dugaan perpindahan kepemilikan perangkat yang digunakan oleh akun tersebut.

“Informasinya pemilik akun sempat menjual handphone itu. Lalu siapa yang menggunakan setelahnya, ini lagi dicari. Jadi kita tunggu lagi,” jelasnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending