Connect with us

Internasional

145 Orang Diduga jadi Korban Suntik Jarum saat Festival Musik di Prancis

Festival musik di Prancis diwarnai serangan suntikan jarum. Sebanyak 145 orang jadi korban, 12 orang ditahan, dan penyelidikan masih berlangsung.

Logompn

Published

on

145 orang diduga jadi korban suntik jarum saat festival musik di prancis
Ilustrasi Jarum Suntik. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Juni 2025 - Sebanyak 145 orang dilaporkan menjadi korban dugaan penyuntikan jarum suntik secara acak saat menghadiri festival musik jalanan Fête de la Musique di berbagai wilayah Prancis, termasuk Paris.

Insiden ini terjadi selama akhir pekan dan telah memicu penyelidikan oleh Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat ribuan warga memadati jalanan untuk merayakan acara tahunan tersebut. Di Paris saja, tercatat sedikitnya 13 kasus.

Polisi Tahan 12 Orang Terkait Insiden

Hingga saat ini, 12 orang telah ditahan oleh kepolisian dalam rangka penyelidikan.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa para korban disuntik secara tiba-tiba di area tubuh seperti lengan, kaki, dan bokong.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan toksikologi untuk mengetahui zat apa yang digunakan.

“Kementerian menanggapi hal ini dengan sangat serius,” ujar seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis kepada CNN World, Senin (24/6), dikutip MPN Indonesia pada Kamis (26/6).

Dugaan Motif dan Reaksi Pejabat

Kepala Polisi Paris, Laurent Nuñez, menyebut insiden ini sebagai tindakan yang sangat serius.

Ia menanggapi isu ajakan melalui media sosial yang mendorong penyuntikan terhadap perempuan.

“Ajakan online untuk menyuntik perempuan ini benar-benar tindakan yang tidak masuk akal,” ucap Laurent Nuñez kepada CNews.

Sebelum festival dimulai, sejumlah influencer feminis di Prancis, termasuk Abrège Soeur, telah memperingatkan tentang kemungkinan serangan semacam ini melalui unggahan di media sosial.

Tidak Semua Korban Perempuan

Meski awalnya diduga menyasar perempuan, korban insiden ini ternyata juga melibatkan laki-laki.

Baca Juga:  Pengakuan Polisi yang Lindas Affan Kurniawan: Kalau Saya Berhenti, Kami Habis Diamuk Massa

Jaksa di Paris melaporkan bahwa di antara korban terdapat seorang gadis berusia 15 tahun dan seorang pria berusia 18 tahun, yang mengalami gejala tidak enak badan setelah insiden.

Kasus Lain Selama Festival

Selain kasus suntikan jarum, aparat Prancis juga menangkap 371 orang atas berbagai pelanggaran selama festival musik berlangsung pada Sabtu malam (22/6).

Hampir 90 orang di antaranya ditangkap di wilayah Paris.

Investigasi Needle Spiking Masih Berjalan

Fenomena ini dikenal dengan istilah “needle spiking“, yaitu penyerangan secara acak menggunakan jarum suntik berisi zat kimia yang berbahaya.

Hingga kini, belum ada bukti zat yang digunakan, dan tujuan pasti dari serangan juga belum terungkap.

Kementerian Dalam Negeri Prancis menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan untuk memastikan keamanan publik, terutama dalam penyelenggaraan acara-acara berskala besar.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending