Internasional
Baru Keluar Rumah Sakit, Paus Fransiskus Minta Israel Hentikan Serangan ke Gaza
Paus Fransiskus serukan penghentian serangan di Gaza usai keluar dari rumah sakit. Ia juga berdoa untuk perdamaian global dan menyoroti krisis kemanusiaan.
MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Paus Fransiskus, yang baru saja keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan selama lebih dari lima minggu, menyerukan penghentian segera serangan bom Israel di Jalur Gaza.
Seruan ini disampaikan pada Minggu (23/3) dari rumah sakit Gemelli, Roma, dalam penampilan publik pertamanya sejak menjalani perawatan karena pneumonia bilateral.
Dalam pesan tertulis yang disampaikan melalui penyiar televisi dan media Vatican, Paus Fransiskus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya kekerasan di Gaza.
“Saya sedih atas dimulainya kembali pemboman berat Israel di Jalur Gaza, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Saya menyerukan penghentian segera terhadap senjata dan keberanian untuk melanjutkan dialog, agar semua sandera dapat dibebaskan dan gencatan senjata akhir dapat dicapai,” ucap Paus Fransiskus, dikutip MPN Indonesia dari laman Vatican News, pada Selasa (25/3).
Pesan ini muncul sebelum Paus Fransiskus kembali ke kediamannya di Casa Santa Marta untuk menjalani masa pemulihan selama dua bulan.
Ia juga menekankan perlunya komitmen mendesak dari semua pihak yang terlibat serta komunitas internasional untuk mengatasi situasi kemanusiaan yang digambarkannya sebagai “sangat serius”.
Refleksi Perdamaian dari Rumah Sakit
Selama masa perawatannya di rumah sakit, pemimpin Gereja Katolik tersebut tetap aktif menyuarakan pesan perdamaian.
Dalam berbagai teks tertulis yang dirilis sebelum doa Angelus mingguan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, ia terus menyoroti penderitaan akibat perang, baik di Gaza maupun di wilayah-wilayah konflik lainnya.
Dalam refleksi Injil hari Minggu (23/3) yang dibacakan oleh komentator siaran, Paus Fransiskus menggunakan perumpamaan pohon ara yang tidak berbuah sebagai simbol kesabaran dan kasih Tuhan terhadap umat manusia.
Ia mengajak umat untuk meneladani kesabaran tersebut, terutama dalam masa-masa sulit dan penuh ketidakpastian.
“Ini adalah kesabaran yang juga kita dipanggil untuk kembangkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Doa untuk Wilayah Konflik Global
Dalam kesempatan tersebut, Paus juga menyampaikan doa khusus bagi negara-negara yang tengah mengalami konflik berkepanjangan.
Ia menyebutkan Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Myanmar, Sudan, dan Republik Demokratik Kongo sebagai wilayah yang perlu didoakan secara khusus agar tercipta perdamaian.
“Berdoalah untuk perdamaian di Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Myanmar, Sudan, dan Republik Demokratik Kongo yang tersiksa,” ajaknya kepada para umat.
Selain itu, Paus menyampaikan rasa terima kasihnya atas kemajuan menuju perdamaian di wilayah Kaukasus Selatan antara Armenia dan Azerbaijan.
Ia menyebut proses tersebut sebagai tanda harapan bahwa konflik lain juga dapat diselesaikan melalui dialog dan niat baik.
Kondisi Kesehatan dan Dukungan Global
Selama 38 hari sejak dirawat pada 14 Februari, kondisi kesehatan Paus Fransiskus menjadi perhatian umat di seluruh dunia.
Dokter menggambarkan penyakit yang dideritanya cukup serius dan kompleks.
Namun, selama masa rawat inap, ia dikelilingi oleh dukungan doa dari berbagai kalangan, termasuk dari umat lintas agama dan mereka yang tidak memeluk agama.
Pada 6 Maret, meskipun dalam kondisi lemah, ia sempat menyapa umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk mengucapkan terima kasih atas doa mereka.
Kemudian pada 16 Maret, penampilannya yang direkam dari belakang saat berdoa setelah misa memperlihatkan dirinya mulai pulih.
Kembali tampil secara langsung pada hari Minggu, Paus Fransiskus menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan doa dari umat.
Ia menyatakan, “Saya merasakan kedekatan kalian,” sambil memberikan berkatnya kepada lebih dari 3.000 orang yang hadir di halaman rumah sakit dengan bunga dan poster bertuliskan “Selamat Datang Kembali”.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
