Connect with us

Internasional

Bikin Haru, Anjing Ini Setia Menunggu Majikannya yang Tewas dalam Tragedi Jeju Air

Pudding, anjing yang kehilangan seluruh keluarganya dalam kecelakaan pesawat Jeju Air, masih menanti majikannya di rumah yang kosong.

Actress 1299250

Published

on

Bikin Haru, Anjing Ini Setia Menunggu Majikannya yang Tewas dalam Tragedi Jeju Air
Bikin Haru, Anjing Ini Setia Menunggu Majikannya yang Tewas dalam Tragedi Jeju Air. Gambar: Kolase Instagram/@care_korea_official

MPN Indonesia 4 Januari 2025 - Tragedi kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12/2024) membawa duka mendalam bagi keluarga korban.

Salah satu kisah memilukan yang muncul dari tragedi ini adalah tentang Pudding, seekor anjing peliharaan yang kehilangan seluruh majikannya namun tetap setia menunggu di rumah mereka.

Peristiwa Tragedi Jeju Air

Pesawat Jeju Air 2216 yang membawa keluarga A, seorang pria berusia 79 tahun, jatuh ketika hendak mendarat di Muan.

Kecelakaan tersebut merenggut nyawa A beserta sembilan anggota keluarganya, termasuk istri, anak-anak, menantu, dan seorang cucu perempuan berusia enam tahun.

Tragedi ini terjadi setelah keluarga A melakukan perjalanan ke Bangkok, Thailand, untuk merayakan ulang tahun A yang ke-79.

Satu-satunya anggota keluarga yang selamat adalah suami dari anak perempuan A yang tidak ikut serta dalam perjalanan.

Kini, ia harus menghadapi kehilangan yang mendalam, termasuk istri dan ketiga anaknya.

Pudding, Anjing Setia yang Ditinggalkan

Di tengah kesedihan, Pudding, anjing peliharaan keluarga A, menjadi perhatian.

Setelah kehilangan seluruh keluarganya, Pudding ditemukan berkeliaran sendirian di desa Kabupaten Yeonggwang, Provinsi Jeolla Selatan.

Anjing ini terus berjalan bolak-balik antara rumah keluarga A dan pusat desa, seolah menanti kembalinya pemiliknya. Ia bahkan terlihat mengamati setiap mobil dan bus yang lewat.

Warga setempat prihatin melihat kesetiaan Pudding, berusaha memberinya makanan dan tempat tinggal.

Namun, meski dibawa ke rumah-rumah penduduk, Pudding selalu kembali ke rumah keluarga yang kini kosong.

“Dia sepertinya tidak mau pergi jauh dari tempat itu,” ujar seorang tetangga kepada media setempat.

Baca Juga:  Kronologi Warga Australia Alami Gangguan Saraf usai Konsumsi Blackmores Super Magnesium+

Penyelamatan oleh Organisasi CARE

Melihat kondisi Pudding yang memprihatinkan, organisasi perlindungan hewan CARE turun tangan pada Rabu (1/1).

“Kami memutuskan bahwa situasi ini tidak aman untuk Pudding. Dia memerlukan pengasuh yang bisa memberikan perhatian dan perawatan penuh,” ujar perwakilan CARE melalui akun media sosial mereka.

Tim CARE menemukan Pudding duduk di luar balai desa, menatap jalan seolah masih menunggu keluarga yang tak akan kembali.

Ketika tim mendekatinya, Pudding berlari menghampiri mereka dengan penuh semangat, namun masih menunjukkan tanda-tanda gelisah.

Setelah penyelamatan, Pudding dibawa ke Seoul untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Hasil awal menunjukkan bahwa ia sempat mengonsumsi makanan berbahaya, seperti tulang ayam dan bawang, yang mungkin ia temukan saat berkeliaran.

Saat ini, Pudding sedang menerima perawatan intensif dari dokter hewan untuk memastikan kesehatannya kembali pulih.

Nasib Pudding

Organisasi CARE berkomitmen untuk memastikan Pudding mendapatkan tempat tinggal yang baru dan penuh kasih. Mereka tengah mencari pengasuh yang cocok untuk merawatnya.

“Kami ingin memastikan Pudding mendapatkan perawatan yang layak dan kasih sayang yang ia butuhkan setelah kehilangan besar ini,” imbuh perwakilan CARE.

Trending