Connect with us

Internasional

China Sedang Tren Foto Maternitas, Gen Z Pura-pura Hamil dengan Perut untuk Photoshoot

Wanita muda China mulai adopsi tren foto maternitas palsu dengan perut kehamilan buatan. Simak selengkapnya di sini!

Logompn

Published

on

China Sedang Tren Foto Maternitas, Gen Z Pura pura Hamil dengan Perut untuk Photoshoot
China Sedang Tren Foto Maternitas, Gen Z Pura-pura Hamil dengan Perut untuk Photoshoot. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 Desember 2024 - Fenomena unik sedang tren di kalangan generasi muda China, khususnya Gen Z.

Wanita muda yang belum menikah atau hamil mulai mengadopsi tren pemotretan maternitas palsu.

Mereka menggunakan perut kehamilan buatan untuk menciptakan momen seperti seorang calon ibu.

Tren ini mendapat sorotan setelah influencer Meizi Gege, yang memiliki lebih dari 5,7 juta pengikut di media sosial, membagikan foto maternitas palsunya pada 13 Oktober lalu.

Dalam unggahannya, ia tampil dengan perut kehamilan buatan dan memberikan penjelasan.

“Saat tubuh saya masih ramping, saya memakai perut palsu untuk mengambil foto kehamilan dan menikmati hidup yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Bahkan, saya melakukannya bersama teman baik saya!” tulisnya.

Unggahan ini dengan cepat viral, menarik perhatian banyak orang.

“Saya baru belajar hal baru. Saya akan membeli perut palsu dan mengambil foto kehamilan selagi saya masih ramping!” tulis salah satu netizen.

Menanggapi hal tersebut, Meizi Gege dengan nada bercanda menulis,

“Orang-orang bisa begitu cerdas!”

Bagi sebagian pihak, tren ini mencerminkan respons terhadap tekanan budaya, khususnya terkait penilaian fisik wanita selama kehamilan.

Konteks Sosial dan Budaya

Reaksi dari generasi tua di China cenderung terkejut terhadap fenomena ini.

Dalam budaya tradisional, kehamilan dianggap erat kaitannya dengan pernikahan dan keluarga.

Namun, bagi Gen Z, pemotretan ini lebih dianggap sebagai cara mendokumentasikan momen kehidupan dengan cara yang berbeda, bahkan sebelum momen tersebut benar-benar terjadi.

Fenomena ini muncul di tengah masalah sosial China, seperti penurunan angka kelahiran dan perubahan pola pernikahan.

Menurut laporan Kementerian Urusan Sipil, hanya 4,75 juta pasangan yang mendaftarkan pernikahan selama sembilan bulan pertama tahun 2024.

Baca Juga:  Usai Menlu Iran ke China, Kini Donald Trump Temui Xi Jinping di Beijing

Di kota besar seperti Shanghai, usia rata-rata ibu pertama kini mencapai 30 hingga 36 tahun.

Dalam konteks ini, sebagian wanita muda memilih untuk mendokumentasikan “kehamilan” mereka lebih awal, sebelum perubahan fisik akibat usia terjadi.

Kemudahan dan Popularitas Tren

Pemotretan maternitas palsu ini dilakukan dengan sederhana.

Perut kehamilan buatan dapat ditemukan dengan mudah di berbagai platform e-commerce, tersedia dalam berbagai ukuran sesuai tahapan kehamilan.

Hal ini memudahkan wanita menyesuaikan tampilan mereka.

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending