Connect with us

Internasional

Deretan Alutsista Canggih di Parade Militer China, Ada Rudal Hipersonik dan Senjata Anti Drone

China gelar parade militer besar di Beijing peringati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, pamer rudal nuklir, drone tempur, hingga teknologi anti-drone.

Logompn

Published

on

Deretan alutsista canggih di parade militer china, ada rudal hipersonik dan senjata anti drone
Deretan Alutsista Canggih di Parade Militer China, Ada Rudal Hipersonik dan Senjata Anti Drone. Gambar : Reuters/Tingshu Wang

MPN Indonesia 4 September 2025 - China menggelar parade militer besar di Lapangan Tiananmen, Beijing, Rabu (3/9), untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Presiden Xi Jinping memimpin langsung acara ini yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Parade ini menjadi momen langka yang mempertemukan para pemimpin negara yang sering dianggap menantang dominasi Barat.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, Afrika, dan Eropa Timur.

Dari negara Barat, hanya beberapa tokoh yang hadir, seperti Perdana Menteri Slovakia Robert Fico dan Presiden Serbia Aleksandar Vučić.

Pameran Persenjataan Nuklir

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) untuk pertama kalinya memamerkan kemampuan nuklir “triad” yang bisa diluncurkan dari darat, laut, dan udara.

Rudal yang ditampilkan antara lain Jinglei-1 (rudal jarak jauh berbasis udara), Julang-3 (ICBM dari kapal selam), Dongfeng-61 (DF-61) dan Dongfeng-31 (ICBM darat), serta Dongfeng-5C (rudal berbahan bakar cair dengan hulu ledak independen).

Rudal Hipersonik dan Jelajah

Selain rudal nuklir, China juga menampilkan rudal hipersonik anti-kapal induk seperti Yingji-19, Yingji-17, dan Yingji-20.

Ada juga rudal jelajah seperti Changjian-20A, Yingji-18C, dan Changjian-1000, serta rudal hipersonik lainnya seperti Yingji-21, Dongfeng-17, dan Dongfeng-26D.

Beberapa rudal ini telah diuji terhadap replika kapal induk Amerika Serikat.

Sistem Pertahanan Anti-Drone

China memamerkan sistem pertahanan dan keamanan terbaru untuk menghadapi ancaman drone.

Sistem ini mencakup meriam rudal, senjata laser berenergi tinggi, dan senjata gelombang mikro bertenaga tinggi.

Baca Juga:  Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Vs China, Garuda Kalah 1-2

Media pemerintah Xinhua, menyebutnya sebagai sistem “triad” pertahanan anti-drone PLA.

Drone dan Robot Tempur

Parade juga menampilkan berbagai drone canggih, termasuk drone bawah laut, helikopter tanpa awak berbasis kapal perang, drone pengintaian dan serangan, drone pencegat, hingga robot anjing tempur.

Teknologi ini menunjukkan fokus China dalam memodernisasi militer untuk pertempuran masa depan.

Kekuatan Laut dan Udara

Dari kategori laut, China menampilkan kapal selam, kapal permukaan, dan sistem penebar ranjau.

Sementara dari udara, parade menampilkan jet tempur canggih seperti J-35 (pesawat tempur siluman), J-15T (pesawat kapal induk untuk peperangan elektronik), dan J-20 (pesawat tempur generasi terbaru).

J-15T memiliki kemampuan lepas landas dengan katapel dan lompat ski, sedangkan J-35 menjadi bagian penting dalam transisi strategi Angkatan Laut China dari pertahanan laut dekat ke laut jauh.

Pengerahan Pasukan Besar

Parade ini melibatkan lebih dari 10.000 personel militer, tank tempur generasi baru, dan alutsista canggih lainnya.

Acara ini menjadi salah satu unjuk kekuatan militer terbesar dalam beberapa tahun terakhir, menandai fokus China pada modernisasi pertahanan dan teknologi militer.

Trending