Connect with us

Internasional

Detik-Detik Ledakan Dahsyat Guncang Pabrik Kembang Api di Malta

Ledakan besar mengguncang pabrik kembang api Lourdes di Salina, Malta. Dua orang terluka, warga dievakuasi.

Logompn

Published

on

Detik Detik Ledakan Dahsyat Guncang Pabrik Kembang Api di Malta
Ledakan dahsyat di pabrik kembang api Malta. Gambar: Kolase Malta Today

MPN Indonesia 3 Juni 2026 - Ledakan dahsyat mengguncang pabrik kembang api di Ta’ Lourdes, kawasan Salina–Magħtab, Naxxar, Malta, pada Senin pagi (1/6) waktu setempat.

Peristiwa luar negeri tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan tempat tinggal dan lahan pertanian di sekitarnya serta melukai sedikitnya dua orang.

Ledakan yang terdengar hingga ke berbagai wilayah di Malta itu membuat pekerja pabrik dan warga sekitar dievakuasi.

Sementara itu, pihak berwenang langsung mengaktifkan langkah tanggap darurat untuk menilai dampaknya terhadap keselamatan warga dan keamanan pangan.

“Rasanya seperti ada yang memukul rumah itu dengan palu raksasa,” kata warga setempat, Edward Mercieca, dikutip MPN Indonesia dari UNN pada Rabu (3/6).

Langkah Pencegahan dari Otoritas Keamanan Pangan

Insiden ini mendorong Otoritas Keamanan Pangan (FSSA) meluncurkan langkah pencegahan.

Dalam pernyataannya, FSSA menyebut telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat sesaat setelah kejadian guna menilai potensi dampak puing-puing, residu pembakaran, dan kontaminan lain terhadap makanan, pakan ternak, serta hasil pertanian di wilayah terdampak.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan tetap terjaga di Malta.

Korban Luka

Menurut laporan kepolisian, seluruh pekerja di pabrik kembang api dan warga yang tinggal di rumah sekitar lokasi segera dievakuasi setelah ledakan terjadi.

Dua pria berusia 47 tahun dan 67 tahun yang sedang bekerja di ladang terdekat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka ringan dan syok akibat dampak ledakan tersebut.

Selain itu, terdapat laporan seorang kurir mengalami luka ringan akibat terkena puing.

Di banyak rumah, guncangan ledakan menghancurkan jendela dan pintu. Batu serta serpihan material beterbangan hingga jarak cukup jauh, merusak mobil dan bangunan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Penikaman Massal di Hamburg Lukai 18 Orang, Pelaku Ternyata Wanita

Risiko Ledakan terhadap Pertanian

Setelah ledakan, pihak berwenang mengevakuasi warga dari daerah sekitar karena risiko ledakan lanjutan.

Para petani untuk sementara tidak dapat mengakses lahan pertanian guna memeriksa kondisi hewan ternak.

Yayasan MaYA melaporkan adanya kerusakan signifikan pada lahan pertanian dan kemungkinan kematian ternak akibat insiden tersebut.

“Bagi para petani, hewan ternak bukan sekadar angka. Hewan-hewan itu mewakili kerja keras bertahun-tahun, perawatan harian, dan mata pencaharian seluruh keluarga,” demikian pernyataan organisasi tersebut.

Media lokal mengingatkan bahwa pabrik kembang api yang sama pernah mengalami ledakan pada 2018 yang mengakibatkan dua pria mengalami luka serius.

Keamanan Pangan Pascaledakan

Otoritas Keamanan Pangan (FSSA) menyatakan inspeksi, pengambilan sampel, dan penilaian risiko masih berlangsung dan akan dilakukan sesuai kebutuhan.

Langkah tersebut diambil berdasarkan Undang-Undang Otoritas Keamanan dan Keselamatan Pangan serta tanggung jawab otoritas untuk memastikan transparansi dan kesadaran publik terkait keamanan pangan.

Menurut pihak berwenang, upaya tersebut dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat serta memberikan panduan kepada produsen dalam mengelola kemungkinan dampak akibat ledakan.

“Melalui pemantauan berkelanjutan dan penilaian risiko berbasis sains, otoritas tersebut mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk memastikan bahwa makanan yang dipasarkan dan sampai ke rumah tangga di Malta tetap aman untuk dikonsumsi,” demikian pernyataan tersebut.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending