Connect with us

Internasional

Dihajar Rudal Hizbullah, Tel Aviv Gelap Gulita

Serangan rudal Hizbullah ke Tel Aviv menyebabkan kerusakan besar, korban jiwa, dan luka-luka. Iron Dome gagal cegah seluruh serangan.

Arthur

Published

on

Dihajar Rudal Hizbullah, Tel Aviv Gelap Gulita
Dihajar Rudal Hizbullah, Tel Aviv Gelap Gulita. Gambar : Kolase Tangkapan Layar X/@HadiNasrallah

MPN Indonesia 20 November 2024 - Tel Aviv, dilanda kerusakan parah setelah serangan rudal canggih dari kelompok Hizbullah pada Senin malam (18/11).

Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, luka-luka, dan menimbulkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran hukum internasional serta dugaan kejahatan perang.

Serangan Rudal Memicu Kerusakan Luas

Rudal yang diklaim berasal dari wilayah Lebanon menghantam Tel Aviv dan sekitarnya.

Rudal jenis Fateh 110, yang memiliki daya destruktif tinggi dan akurasi hingga 10 meter, menjadi senjata utama dalam serangan ini.

Setidaknya dua orang dilaporkan tewas, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Data korban hingga kini masih dalam penyelidikan otoritas terkait.

Salah satu rudal dilaporkan jatuh di kawasan Ramat Gan, menyebabkan kebakaran besar dan pemadaman listrik.

Kebakaran tersebut memaksa tujuh tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan situasi.

Di Bnei Brak, sebelah timur Tel Aviv, sebuah bus dilaporkan terbakar akibat dampak langsung dari serangan rudal.

Meski sistem pertahanan udara Iron Dome berusaha mencegat rudal yang meluncur, beberapa serangan tetap berhasil menimbulkan kerusakan di daerah pemukiman.

Pecahan rudal menyebabkan gangguan lebih lanjut pada fasilitas umum dan bangunan tempat tinggal di wilayah tersebut.

Efektivitas Sistem Pertahanan Israel Dipertanyakan

Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa rudal permukaan-ke-permukaan telah dicegat oleh sistem pertahanan udara pada ketinggian tertentu.

Namun, pecahan rudal tetap jatuh di daerah pemukiman, merusak beberapa fasilitas, termasuk gedung tiga lantai di Shfar’am, kota di Israel utara.

Dalam insiden ini, seorang wanita berusia 41 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 4 tahun mengalami luka serius.

Baca Juga:  Tom Lembong Laporkan Hakim yang Vonis Dirinya 4,5 Tahun Penjara ke MK-KY

Sistem pertahanan lainnya, seperti Arrow dan David’s Sling, juga dilaporkan diaktifkan untuk menangkal serangan rudal jarak menengah hingga jauh.

Namun, keberhasilan sistem tersebut masih menjadi bahan evaluasi di tengah meningkatnya jumlah serangan.

Korban Jiwa dan Trauma Warga

Media setempat melaporkan lebih dari 100 roket yang diluncurkan Hizbullah ke wilayah Israel utara sepanjang hari yang sama.

Di Shfar’am, seorang wanita tewas ketika sebuah rudal menghantam gedung tempat ia berada.

Menurut layanan medis Israel, Magen David Adom (MDA), setidaknya 17 orang terluka akibat berbagai serangan di wilayah pusat dan utara Israel.

Selain korban fisik, sejumlah warga, termasuk anak-anak, dilaporkan mengalami trauma berat.

Di Haifa, total 56 korban dirawat di pusat medis, dengan 18 di antaranya adalah anak-anak.

Salah satu rudal yang menghantam desa Arab Kristen di Fassuta juga melukai seorang wanita berusia 65 tahun yang kini menjalani perawatan intensif.

Respons Militer dan Ketegangan Regional

Pada hari yang sama, militer Israel mengklaim berhasil menembak jatuh tiga drone milik Hizbullah di wilayah Israel utara.

Di sisi lain, serangan balasan IDF terhadap lokasi yang diduga sebagai markas Hizbullah di Lebanon, termasuk Beirut, meningkatkan ketegangan lintas batas.

Pemerintah Lebanon bahkan mengambil langkah pencegahan dengan menutup sekolah-sekolah di wilayah tertentu.

Israel menuduh Hizbullah melanggar hukum internasional karena menyerang warga sipil dan menggunakan teknologi militer yang mengancam populasi nonkombatan.

Trending