Internasional
Dimulai dari RI, Bendera One Piece Ikut Berkibar di Nepal hingga Prancis
Bendera Jolly Roger dari serial anime One Piece, yang sebelumnya muncul dalam demonstrasi di Indonesia kini menyebar dalam aksi protes di Nepal dan Prancis.
MPN Indonesia 13 September 2025 - Bendera Jolly Roger dari serial anime One Piece, yang sebelumnya muncul dalam demonstrasi di Indonesia, kini turut berkibar dalam aksi protes di Nepal dan Prancis.
Penyebaran simbol ini dimulai sejak Agustus lalu, ketika warga Indonesia menggunakan bendera bajak laut tersebut menjelang Hari Kemerdekaan RI sebagai bentuk ketidakpuasan rakyat terhadap kebijakan pemerintah.
Penggunaan bendera One Piece sebagai simbol protes ini kemudian meluas hingga mewarnai aksi massa di Nepal dan Prancis.
Bendera One Piece jadi Ikon Protes Internasional
Dari Indonesia, penggunaan bendera ini menyebar ke Filipina, Nepal, dan akhirnya Prancis.
Di Nepal, para demonstran baru-baru ini terlihat mengibarkan bendera Jolly Roger dalam unjuk rasa antikorupsi di Kathmandu, menyuarakan kecaman terhadap korupsi, sensor, dan pemerintahan otoriter.
Selaras dengan di Indonesia, simbol ini dianggap mewakili semangat perlawanan, khususnya oleh generasi muda.
Salah satu peserta aksi di Nepal, Rohan Rai mengaitkan bendera tersebut dengan semangat kebebasan dan perlawanan terhadap ketidakadilan.
“Kami terinspirasi oleh mereka. Kami harus memberikan penghargaan yang sepantasnya, dan para pemuda di sini terinspirasi oleh mereka,” katanya dikutip MPN Indonesia dari The Straits Times, Sabtu (13/9).
Bendera One Piece dalam Demonstrasi di Prancis
Sementara di Prancis, bendera yang sama terlihat dalam gelombang protes ‘Block Everything‘ pada Rabu (10/9) ketika publik menentang kebijakan Presiden Emmanuel Macron, termasuk pemangkasan layanan publik dan anggaran negara.
Bendera One Piece dalam aksi tersebut dibawa oleh demonstran muda yang juga mengenakan topi jerami khas tokoh utama anime tersebut, Luffy.
Aksi yang terjadi serentak di berbagai kota seperti Paris, Nantes, Rennes, dan Montpellier ini memicu bentrokan dengan aparat keamanan.
Di Paris, polisi menggunakan gas air mata terhadap pelajar yang memblokade sekolah.
Di Nantes, ban dan tong sampah dibakar untuk menutup jalan tol.
Di Rennes, sebuah bus dibakar, sementara di Montpellier polisi membubarkan kerumunan yang membawa spanduk bertuliskan ‘Macron mundur’.
Pemerintah pun mengerahkan lebih dari 80.000 petugas keamanan di seluruh negeri, dan setidaknya 300 demonstran ditangkap, termasuk hampir 200 orang di Paris.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
