Internasional
Dua Singa Terakhir di Kebun Binatang Irlandia Disuntik Mati, Kenapa?
Dua singa Barbary betina terakhir di Kebun Binatang Belfast, Irlandia Utara, disuntik mati pada usia 22 tahun.
MPN Indonesia 21 Maret 2026 - Dua singa Barbary betina terakhir di Kebun Binatang Belfast, Irlandia Utara, disuntik mati pada usia 22 tahun.
Kedua singa tersebut, Thheiba dan Fidda, telah hidup bersama selama bertahun-tahun dan merupakan satu-satunya singa betina Barbary yang tersisa di kebun binatang tersebut.
Dikutip MPN Indonesia dari BBC, Thheiba mengalami gangguan mobilitas dan penurunan berat badan dalam beberapa minggu terakhir.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, kebun binatang memutuskan untuk melakukan eutanasia guna mengakhiri penderitaannya.
Fidda, yang memiliki ikatan erat dengan Thheiba, juga disuntik mati atas saran dokter hewan.
Pihak kebun binatang menyampaikan bahwa singa merupakan hewan sosial yang sangat bergantung pada kebersamaan.
Tinggal sendirian dianggap dapat menimbulkan stres dan membahayakan kesejahteraannya.
“Atas saran dokter hewan, dan untuk menghindari stres dan tantangan kesejahteraan yang signifikan jika ditinggalkan sendirian, Fidda juga di-eutanasia,” jelas pihak kebun binatang.
Singa Barbary Pertama Kali Datang pada 1960-an
Thheiba dan Fidda sebelumnya tinggal di Kebun Binatang Port Lympne, Inggris bagian selatan, sebelum dipindahkan ke Belfast.
Selama hidupnya, keduanya berperan penting dalam program konservasi internasional.
“Selama hidup mereka, kedua saudari ini menerima perawatan luar biasa dan menjadi kontributor utama bagi konservasi sebagai bagian dari Program Ex-Situ EAZA (EEP), menghasilkan banyak keturunan dan membantu mengamankan masa depan singa Barbary, subspesies singa yang kini telah punah di alam liar,” kata pihak kebun binatang.
Pihak Kebun Binatang Belfast menyampaikan bahwa singa Barbary pertama kali datang ke fasilitas mereka pada 1960-an.
Sejak itu, mereka memiliki sejarah panjang dalam merawat spesies ini.
“Umur panjang Thheiba dan Fidda, ikatan kuat mereka, dan peran vital mereka dalam konservasi merupakan bukti komitmen jangka panjang kami terhadap perawatan dan konservasi spesies ikonik ini,” ucapnya.
Apa Itu Singa Barbary?
Singa Barbary dikenal sebagai salah satu subspesies singa dengan ciri khas tubuh besar, terutama pada jantan.
Mereka memiliki surai hitam tebal dan bulu yang tumbuh di bagian perut. Subspesies ini kini telah dinyatakan punah di alam liar.
Pada masa lalu, singa Barbary sering diasosiasikan dengan kalangan bangsawan. Kaisar Romawi kerap mengimpor singa jenis ini dari Afrika Utara.
Di Inggris abad pertengahan, singa Barbary pernah dipelihara di Menara London. Pada 1937, dua tengkorak singa Barbary jantan ditemukan oleh para pekerja di parit Menara tersebut.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
