Connect with us

Internasional

Eks Jenderal Israel Sebut “Perang” di Gaza Dimanfaatkan Netanyahu untuk Menutupi Skandal Korupsinya

Mantan Kepala Operasi Tentara Israel mengungkap bahwa genosida Israel atas Gaza hanya taktik Netanyahu untuk mengamankan kekuasaannya. 

Adinda

Published

on

Eks Jenderal Israel Menyebut Perang Gaza Dimanfaatkan untuk Menutupi Skandal Korupsi Israel
Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 September 2024 - Mantan Kepala Operasi Tentara Israel, Mayjen Ziv mengungkapkan bahwa genosida yang dilakukan Israel atas Gaza merupakan taktik Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk mengamankan kekuasaannya. 

Ziv mengungkapkan bahwa konflik ini tidak hanya memperburuk keadaan di Gaza, tapi juga digunakan Netanyahu sebagai sarana politik untuk menunda proses hukum atas dugaan kasus korupsi yang melilitnya.

Tak hanya itu, Ziv juga mendesak Israel untuk segera menarik pasukannya dari Gaza dan menghentikan kejahatan perang yang semakin tidak terkendali. 

Ia menegaskan bahwa “perang” yang diklaim Benjamin Netanyahu hampir menang enam bulan lalu, kini hanya menjadi “perang” tak berujung.

Meskipun perang di Gaza sering dilihat sebagai upaya untuk melindungi kepentingan nasional Israel, Ziv menekankan bahwa efek jangka panjangnya justru dapat membahayakan keamanan Israel.

“Apa yang kita lihat saat ini bukan hanya ancaman bagi rakyat Gaza, tetapi juga bagi keamanan Israel sendiri,” kata Ziv.

Gaza dan Krisis Kemanusiaan 

Genosida Israel atas Gaza telah membuat situasi di Gaza semakin memburuk.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 41.100 warga Gaza tewas dan 95.100 lainnya terluka. 

Mengerikannya lagi, korban-korban itu didominasi oleh anak-anak dan wanita.

Blokade ketat oleh Israel telah menyebabkan krisis pasokan kebutuhan dasar di Gaza. Membuat Gaza harus bertahan dari kelangkaan makanan, air bersih, serta obat-obatan.

Baca Juga:  Tolak Atlet Israel yang Akan Tanding di Jakarta, Pramono: Tak Ada Manfaatnya

Trending