Connect with us

Internasional

Elon Musk Ngamuk di X usai Tesla Diisukan Bakal Tendang Dirinya dari CEO

Elon Musk bereaksi keras di media sosial X usai muncul laporan bahwa dirinya akan digantikan sebagai CEO Tesla.

Logompn

Published

on

Elon musk ngamuk di x usai tesla diisukan bakal tendang dirinya dari ceo
Elon Musk murka di X setelah muncul kabar bahwa Tesla berencana menggantinya dari posisi CEO. Gambar : REUTERS/Patrick T. Fallon

MPN Indonesia 3 Mei 2025 - Wall Street Journal pada Kamis (1/5) melaporkan bahwa Elon Musk, CEO Tesla, dikabarkan akan digantikan dari posisinya. 

Laporan tersebut menyebutkan bahwa dewan direksi Tesla telah menjajaki kemungkinan mencari pengganti Elon Musk akibat perhatian dirinya yang dinilai terlalu banyak tersita untuk mengurus Department of Government Efficiency (DOGE). 

Beberapa minggu terakhir, dewan Tesla dilaporkan mulai melakukan langkah-langkah awal untuk mencari calon CEO baru.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari Rolling Stone, perusahaan bahkan telah menghubungi firma perekrutan eksekutif. Selain itu, dewan Tesla juga dikabarkan telah memperingatkan Elon Musk agar kembali memusatkan perhatiannya pada perusahaan.

Kinerja Tesla dan Reaksi Elon Musk

Isu mengenai penggantian Elon Musk muncul di tengah penurunan kinerja keuangan Tesla. Pada kuartal pertama tahun 2024, perusahaan mencatat penurunan laba sebesar 71%. 

Pendapatan tahunan mengalami penurunan 9%, dengan total laba turun dari USD 1,4 miliar pada kuartal pertama tahun sebelumnya menjadi USD 409 juta pada kuartal pertama tahun ini.

Merespons pemberitaan tersebut, Elon Musk menunjukkan kemarahannya melalui platform media sosial X. 

“Ini adalah PELANGGARAN ETIKA yang SANGAT SANGAT BURUK bahwa @WSJ akan menerbitkan ARTIKEL YANG SUNGGUH-SUNGGUH SALAH dan tidak menyertakan penyangkalan yang tegas sebelumnya oleh dewan direksi Tesla!,” tulis Elon Musk dari X pribadinya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (3/5).

Dalam unggahan lain, Elon Musk menuduh Wall Street Journal telah “Mendiskreditkan jurnalisme”.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Elon Musk Tunda Peluncuran Roket Starship

Penyangkalan dari Dewan Tesla

Tak lama setelah laporan itu dipublikasikan, Ketua Dewan Tesla, Robyn Denholm, mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah keras kabar tersebut. 

“Sebelumnya hari ini, ada laporan media yang secara keliru mengklaim bahwa Dewan Tesla telah menghubungi firma perekrutan untuk memulai pencarian CEO di perusahaan tersebut. Ini sepenuhnya salah (dan ini dikomunikasikan ke media sebelum laporan tersebut dipublikasikan). CEO Tesla adalah Elon Musk dan Dewan sangat yakin akan kemampuannya untuk terus melaksanakan rencana pertumbuhan yang menarik di masa mendatang,” ujar Denholm.

Pihak Wall Street Journal dalam artikelnya mencantumkan bahwa Tesla belum memberikan pernyataan sebelum laporan tersebut dipublikasikan.

Keterlibatan Elon Musk di DOGE dan Pemerintah AS

Elon Musk diketahui pernah memimpin Department of Government Efficiency (DOGE), di mana ia dan timnya bekerja dari sebuah bangunan yang berdekatan dengan Oval Office, kantor Presiden Donald Trump. 

Meski demikian, saat ini Elon Musk sudah tidak lagi bekerja secara reguler atau fisik di Gedung Putih. 

“Daripada bertemu dengan dia secara fisik, saya bicara di telepon, tapi dampaknya sama saja,” imbuh Susie Wiles, White House Chief of Staff.

Meskipun laporan media memicu spekulasi luas, pihak Tesla dengan tegas menegaskan bahwa Elon Musk tetap menjabat sebagai CEO dan memiliki dukungan penuh dari dewan direksi untuk memimpin perusahaan, termasuk mengatasi tantangan finansial yang dihadapi saat ini.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending