Teknologi
Tak Lagi Milioner, Elon Musk Kini jadi Triliuner Pertama di Dunia Hartanya Tembus Rp18 Kuadriliun!
Elon Musk resmi mencatat sejarah sebagai triliuner pertama di dunia setelah kekayaannya menembus 1,1 triliun dolar AS atau sekitar Rp18.000 triliun.
MPN Indonesia 14 Juni 2026 - Elon Musk resmi mencatat sejarah sebagai triliuner pertama di dunia setelah kekayaannya menembus 1,1 triliun dolar AS atau sekitar Rp18.000 triliun.
Status baru Musk itu didapat bertepatan dengan hari pertama perdagangan saham SpaceX di bursa Nasdaq, Jumat (12/6).
Kenaikan tajam saham perusahaan tersebut mendorong lonjakan nilai kekayaan Elon Musk dalam hitungan jam.
Saham SpaceX Diburu Investor
Lonjakan kekayaan Elon Musk terjadi setelah saham SpaceX yang ditawarkan pada harga 135 dolar AS per lembar dalam penawaran umum perdana (IPO) langsung naik signifikan saat mulai diperdagangkan.
Harga pembukaan mencapai 150 dolar AS, kemudian naik hingga 165 dolar AS dalam 30 menit.
Bahkan saham itu sempat menyentuh 176,45 dolar AS atau meningkat 30,7 persen dari harga IPO.
Pada akhir perdagangan, saham dengan kode SPCX itu ditutup di sekitar 159 dolar AS atau masih 17,8 persen di atas harga IPO.
Volume perdagangan mencapai 475,8 juta lembar saham, mencerminkan tingginya minat investor terhadap perusahaan tersebut.
Kekayaan Elon Musk
Dari lonjakan ini, nilai kepemilikan Elon Musk bertambah sekitar 188 miliar dolar AS atau sekitar Rp3.300 triliun.
Dikutip MPN Indonesia dari Forbes, sebelum IPO, kekayaan Elon Musk berada di kisaran 780 hingga 795 miliar dolar AS. Setelah IPO, nilainya melonjak menjadi 1,1 triliun dolar AS.
Status ini menjadikan Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia, jauh melampaui kekayaan tokoh dan figur publik lainnya.
Sebagai perbandingan, pendiri Google Larry Page yang berada di posisi kedua memiliki kekayaan sekitar 291 miliar dolar AS atau Rp5.000 triliun.
Dengan demikian, kekayaan Elon Musk hampir empat kali lipat lebih besar dari Larry Page.
Meskipun hanya memiliki sekitar 38 persen saham SpaceX, Elon Musk menguasai lebih dari 82 persen hak suara di perusahaan tersebut.
Hal ini memastikan kendali tetap berada di tangannya meskipun SpaceX telah menjadi perusahaan terbuka.
Kinerja Keuangan SpaceX
Minat investor terhadap SpaceX tidak terlepas dari kinerja Starlink, layanan internet satelit yang menjadi sumber utama pendapatan perusahaan.
Pada kuartal pertama 2026, Starlink mencatat laba operasional sebesar 1,19 miliar dolar AS.
Secara keseluruhan, pendapatan SpaceX dalam satu tahun fiskal mencapai sekitar 18,7 miliar dolar AS.
Namun, perusahaan masih mencatat kerugian bersih sebesar 4,9 miliar dolar AS di periode yang sama.
Kerugian ini sebagian besar berasal dari investasi besar di divisi kecerdasan buatan xAI, yang pada kuartal pertama 2026 mencatat kerugian 2,47 miliar dolar AS meskipun menghasilkan pendapatan 818 juta dolar AS.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
